Jumat 03 Feb 2023 09:36 WIB

Tekan Kenaikan Harga, Bulog Bondowoso Operasi Pasar 30 Ton Beras

Harga beras di pasaran mencapai Rp 12 ribu hingga Rp 12.500 per kg.

Red: Yusuf Assidiq
Pengunjung mengecek  beras jenis medium saat peluncuran operasi pasar beras (ilustrasi)
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Pengunjung mengecek beras jenis medium saat peluncuran operasi pasar beras (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BONDOWOSO -- Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Bondowoso, Jawa Timur, menggelontorkan sebanyak 30 ton beras medium untuk menekan laju kenaikan harga beras di pasaran lewat Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pemimpin Cabang Perum Bulog Bondowoso, Muhammad Ade Saputra, mengatakan operasi pasar dalam rangka menekan kenaikan harga beras dilaksanakan sejak awal Januari 2023 di wilayah kerjanya (Bondowoso dan Situbondo).

"Jadi, sejak awal tahun hingga hari ini kami sudah menggelontorkan sebanyak 30 ton beras di Bondowoso maupun Situbondo, melalui jaringan pasar maupun pengecer," kata Ade Saputra.

Menurut dia, operasi pasar melalui Program SPHP ini dilakukan oleh Bulog seiring harga beras di pasaran mencapai Rp 12 ribu hingga Rp 12.500 per kilogram, sementara harga eceran tertinggi (HET) beras medium, yakni Rp 9.450 per kg.

Dalam operasi pasar ini, Bulog mendistribusikan ke para pedagang beras atau toko-toko kelontong dan pedagang menjual beras sesuai harga eceran tertinggi, yakni Rp 9.450 per kg.

Operasi pasar guna menekan harga beras lewat Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan ini, kata Ade Saputra, akan terus dilakukan hingga harga beras di pasaran kembali stabil.

"Selama pelaksanaan operasi pasar menekan harga beras ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Tentunya kami akan terus melaksanakan operasi pasar di wilayah kerja, berkoordinasi dengan pemerintah daerah," kata dia.

Ade Saputra meminta masyarakat agar tidak terlalu khawatir karena Perum Bulog Kantor Cabang Bondowoso yang juga membawahi Situbondo menjamin ketersediaan beras di masyarakat dengan harga terjangkau meskipun saat ini di pasaran ada sedikit mengalami kenaikan harga.

Dia juga memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dimiliki oleh Bulog Kantor Cabang Bondowoso masih mencukupi.

"Sampai saat ini stok beras ada sekitar 200 ton yang tersebar di gudang-gudang wilayah kerja. Kami juga tetap mengupayakan melakukan permintaan penambahan stok sebanyak 3.000 ton dari Bulog Kanwil Jatim untuk memperkuat stok cadangan beras pemerintah," ujar dia.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement