Ahad 01 Mar 2026 17:58 WIB

Satu Keluarga di Bantul Diserang Saat Tidur di Dalam Rumah, Suami Tewas Disabet Parang

Pelaku diduga dua orang dengan menggunakan penutup wajah.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Pihak kepolisian saat mendatangi TKP pembunuhan di wilayah Sedayu.
Foto: Humas Polres Bantul
Pihak kepolisian saat mendatangi TKP pembunuhan di wilayah Sedayu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL - Seorang pria berinisial TYR (36 tahun) tewas diduga dibunuh di Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian. 

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan jajarannya menunggu hasil forensik digital untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut. Hingga kini, sudah empat saksi yang diperiksa guna melengkapi proses penyelidikan. Selain itu, pemeriksaan lanjutan terhadap istri korban juga telah dijadwalkan karena dinilai sebagai saksi kunci.

"Kami berencana memeriksa istri korban dan menunggu hasil pemeriksaan forensik digital," katanya, Jumat (27/2/2026).

Peristiwa tragis tersebut diketahui terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB di Dusun Kaliurang, Kalurahan Argomulyo, Sedayu. Saat itu, korban tengah tertidur di ruang tengah rumah bersama istri dan anaknya yang masih berusia lima tahun. 

Menurut keterangan kepolisian, pelaku diduga berjumlah dua orang. Satu sebagai eksekutor sementara satu lainnya menunggu di atas sepeda motor dengan mesin menyala di luar rumah.

photo
Pihak kepolisian saat mendatangi TKP pembunuhan di wilayah Sedayu. - (Humas Polres Bantul)

Dia menjelaskan, kronologi kejadiannya, seorang pria mengenakan penutup wajah (sebo) yang diduga pelaku pembunuhan keji itu masuk melalui pintu belakang rumah yang tidak terkunci. Lalu pelaku langsung menyerang korban menggunakan parang.

"Pelaku masuk menggunakan penutup muka dan langsung mengayunkan parang ke arah korban yang masih tertidur," ujar Rita.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement