REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Fitriyanto, berharap konflik yang saat ini membekap wilayah Timur Tengah (Timteng) tak berlangsung berkepanjangan. Dia menyebut, hal demikian nantinya bisa berimbas pada proses penyelenggaraan ibadah haji.
"Kita berharap semoga saja segera selesai. Kalau nanti berkepanjangan, nanti juga akan berdampak ke penyelenggaraan ibadah haji. Karena (jamaah) haji tinggal dua bulan lagi harus kita berangkatkan," kata Fitriyanto ketika dihubungi Republika, Senin (2/3/2026).
Dia berharap eskalasi konflik yang dipicu serangan gabungan AS-Israel ke Iran dapat meredam sebelum penyelenggaraan ibadah haji. "Sebab kalau nanti berdampak ke penyelenggaraan haji, otomatis kan hajinya mundur setahun lagi," ujarnya.
"Ini tentu akan berdampak sistemik kepada yang lainnya: antrean jamaah, persiapan akomodasi, katering dan sebagainya yang sudah dibayar di Arab Saudi. Nanti berdampak ke mana-mana," tambah Fitriyanto.