Kamis 05 Mar 2026 18:16 WIB

17,7 Juta Pemudik Diprediksi Masuki Jawa Tengah pada Lebaran 2026

Jumlah ini naik 2,7 juta pemudik dibandingkan tahun lalu.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Sejumlah kendaraan melaju setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah.
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Sejumlah kendaraan melaju setelah memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, 17,7 juta orang diprediksi memasuki Jateng pada arus mudik Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,7 juta orang jika dibandingkan arus mudik tahun lalu.

"Prediksi tahun ini yang masuk ke Jawa Tengah sekitar 17,7 juta orang. Tahun lalu sekitar 15 juta, sehingga ada kenaikan cukup signifikan. Dengan jumlah sebesar itu tentu semua pihak harus siap karena Jawa Tengah menjadi sentral pergerakan mudik nasional," kata Luthfi di Kota Semarang, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga

Sebagai bentuk persiapan, Luthfi mengungkapkan, Pemprov Jateng akan menyelesaikan perbaikan jalan rusak dan berlubang maksimal H-7 Lebaran. Menurut data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jateng, terdapat sekitar 3.395 titik jalan berlubang yang harus selesai ditambal sebelum dimulainya arus mudik. 

Di luar infrastruktur jalan, hal lain yang diantisipasi menjelang arus mudik adalah potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Hal itu mengingat masih berlangsungnya musim penghujan. 

“Yang juga kita waspadai adalah potensi bencana alam, misalnya longsor, banjir, bahkan kemungkinan aktivitas Gunung Merapi. Beberapa wilayah seperti Pegunungan Muria juga menjadi perhatian karena rawan bencana,” ujar Luthfi.

Berita Lainnya

Rekomendasi