REPUBLIKA.CO.ID, KULON PROGO - Suasana di rumah duka Praka Farizal Romadhon di Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, DIY, Senin (30/3/2026), sore masih sepi. Meski demikian, sejumlah warga mulai berdatangan untuk melayat dan membantu persiapan di sekitar rumah.
Pantauan Republika di lokasi, belum tampak aktivitas keluarga inti di luar rumah. Pihak keluarga juga belum bersedia memberikan keterangan kepada awak media. Sementara istri almarhum diketahui masih berada di luar Yogyakarta.
"Istrinya tugasnya kan di Aceh. Jadi berangkatnya (ke Yogyakarta -Red) saya nggak tahu," kata Dukuh Ledok, Wakidi, Senin (30/3/2026).
Wakidi mengaku pertama kali menerima kabar duka tersebut dari Babinsa setempat sebelum kemudian menyampaikannya kepada keluarga. "Jadi Babinsa mengabari kalau ada warga saya yang meninggal dunia di Libanon, katanya terkena rudal," ujarnya.
Hingga kini, warga masih terus berdatangan ke rumah duka, namun suasana secara umum masih sepi sambil menunggu kepastian waktu kapan pemulangan jenazah dari Lebanon. Di rumah duka, terlihat dua karangan bunga duka. Yang pertama dari Wakil Menteri Luar Negeri M Anis Matta. Karangan bunga Anis Matta dikirim menggunakan pikap dan tiba di rumah duka Padukuhan Ledok, Kulon Progo siang tadi.
Sedangkan karangan bunga kedua dari Lembaga Keris. Kedua karangan bunga itu dipasang ke depan rumah duka.