Selasa 07 Apr 2026 18:14 WIB

Harga Produk Plastik di Semarang Naik 100 Persen, Pedagang dan Pelaku UMKM Tercekik

Produk yang pertama kali mengalami peningkatan harga adalah gelas plastik.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Suasana Toko Wahid Prima, distributor produk plastik di Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2026).
Foto: Kamran Dikarma/Republika
Suasana Toko Wahid Prima, distributor produk plastik di Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Harga produk plastik di Kota Semarang, Jawa Tengah, telah mengalami lonjakan signifikan, bahkan menembus 100 persen. Hal tersebut dikeluhkan warga dan pedagang, termasuk pelaku UMKM. 

Firza (30 tahun), distributor sekaligus pemilik Toko Plastik Wahid Prima yang berlokasi di Kecamatan Gayamsari, mengungkapkan, kenaikan harga produk plastik terjadi secara gradual, yakni pada pekan pertama Ramadan atau menjelang akhir Februari 2026. Dia mengatakan, produk yang pertama kali mengalami peningkatan harga adalah gelas plastik yang biasa digunakan pedagang untuk menjual minuman es.

Baca Juga

Menurut Firza, saat itu kenaikan harga gelas plastik masih terbilang wajar, yakni sekitar 10 persen. "Yang biasanya saya beli per dus Rp250 ribu, itu naik jadi Rp260-Rp275 ribu per dusnya. Jadi harga ecernya biasanya masih bisa kita jual Rp14 ribu, itu sudah mulai enggak bisa," ujarnya ketika ditemui Republika, Selasa (7/4/2026). 

Dia mengungkapkan, harga produk plastik mulai melambung saat mendekati Lebaran. "Dari kenaikan 10 persen, tiba-tiba dalam kurun per minggunya itu naik 20 persen, 30 persen, terus lanjut 50 persen, bahkan sampai ke 100 persen yang mendekati Lebaran," ucapnya. 

Firza menilai, kenaikan harga tersebut sudah tak masuk akal. "Yang sebelumnya per dus (gelas plastik) itu Rp250 ribu, sekarang bisa sampai Rp400-Rp500 ribu. Berarti kan naiknya sudah 100 persen," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement