REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Sebanyak 63 pejabat dan ASN Pemkab Pekalongan akan diperiksa secara bertahap oleh KPK di Mapolres Pekalongan Kota. Pemeriksaan mereka berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang dilakukan eks bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengonfirmasi soal pemeriksaan tersebut. "Pemanggilan KPK telah diinformasikan sebelumnya. Sehingga ASN memiliki waktu untuk menyesuaikan jadwal kerja," ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Dia telah meminta agar para ASN yang diperiksa KPK bersikap kooperatif. "Kita harus menghargai dan mengikuti proses hukum yang sedang dilakukan KPK,” kata Sukirman.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar turut mengonfirmasi soal pemeriksaan pejabat dan ASN Pemkab Pekalongan oleh KPK. "Total sekitar 63 orang yang akan diperiksa,” ucapnya.
Soal materi pemeriksaan, Yulian tak dapat mengungkap secara detail. "Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi yang terjadi pada 2021 hingga 2026," ujarnya.
Pemeriksaan oleh KPK dimulai pada Rabu (7/4/2026) dan dilaporkan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Sejumlah pejabat yang telah diperiksa antara lain mantan kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwi Antoro, Kepala BKD Kabupaten Pekalonga Ajid Suryo Pratondo, dan Kepala Diskominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi.
Selain mereka, Kepala DPUPR Kabupaten Pekalongan Murdiarso, Kabag ULP Zaenuri, dan Camat Talun Argo juga sudah turut diperiksa KPK.
Eks bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring OTT KPK pada 3 Maret 2026 lalu. KPK telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, khususnya jasa tenaga alih daya (outsourcing).
Rekomendasi
-
Senin , 13 Apr 2026, 17:42 WIB
Granat Diduga Peninggalan Lama Ditemukan di Peti Kayu, Dimusnahkan Gegana Brimob
-
-
Senin , 13 Apr 2026, 16:59 WIBJelang Keberangkatan Calon Jamaah Haji DIY, Tiga Skenario Disiapkan Antisipasi Konflik Timur Tengah
-
Senin , 13 Apr 2026, 16:52 WIBTak Ada Perubahan Jadwal, 3.748 Calon Jamaah Haji Asal DIY Berangkat Serentak 21 April Mendatang
-
Senin , 13 Apr 2026, 15:40 WIBSultan HB X Soroti Perubahan Gunungkidul 10 Tahun Terakhir, Infrastruktur Maju Tapi Belum Merata
-
Senin , 13 Apr 2026, 09:01 WIBGara-Gara Saling Ejek, Siswa SMP di Sragen Tewas Dianiaya Teman Sekolah
-