Ahad 19 Apr 2026 22:36 WIB

Luthfi Minta Pengusaha Muda Jateng Genjot Kreativitas untuk Buka Lapangan Kerja

Kreativitas bisnis menjadi kunci dalam mengungkit perekonomian daerah.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi.
Foto: Kamran Dikarma/Republika
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta para anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) lebih kreatif dalam menciptakan lapangan kerja. Dia menilai, di tengah kondisi geopolitik dan perekonomian dunia saat ini, kreativitas bisnis menjadi kunci dalam mengungkit perekonomian daerah. 

"Hipmi itu ada pengusaha muda, maka harus punya kreativitas untuk menciptakan lapangan kerja, harus bisa menciptakan ekonomi baru. Tidak menunggu tetapi menjemput bola," kata Luthfi saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Hipmi Jateng, di Green Valley Hotel, Bandungan, Kabupaten Semarang, Ahad (19/4/2026). 

 

Luthfi pun meminta Hipmi meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota. "Hipmi adalah bagian collaborative government, jadi harus jeli di masing-masing kabupaten/kota. Tempelkan program-program Hipmi ke program kabupaten/kota masing-masing, temui bupati atau wali kota-nya. Hipmi juga harus dapat berperan untuk industri padat karya," ucapnya.

 

Dalam paparannya, Luthfi menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Jateng saat ini sekitar 5,37 persen. Capaian itu diperoleh melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Hipmi.

 

Luthfi menghendaki hal itu dapat ditingkatkan. Sebab saat ini Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota sedang berupaya menggenjot investasi.

 

Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng, Ali Said, mengatakan, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan investasi Jateng tercatat positif dari waktu ke waktu. Terlebih dengan adanya kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri di beberapa daerah yang menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Jateng.

 

"Pertumbuhan investasi di Jateng tahun 2025 tumbuh 6,76 persen. Sebelumnya 6,5 persen, jadi trennya semakin naik dari tahun ke tahun. Itu menggembirakan bagi kita. Peran pengusaha sangat besar untuk mendorong pertumbuhan perekonomian," kata Ali.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement