Kamis 23 Apr 2026 15:19 WIB

3.830 Calon Jamaah Haji DIY Berangkat ke Tanah Suci, Termuda 14 Tahun Tertua 102 Tahun

Seluruh jamaah akan didampingi 62 petugas dari PHD.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Acara pamitan calon jamaah haji DIY di  Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).
Foto: Republika/ Wulan Intandari
Acara pamitan calon jamaah haji DIY di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (15/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Sebanyak 3.830 calon jamaah haji asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dilepas dalam prosesi pamitan yang digelar di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (15/4/2026). Para jamaah ini akan mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M pada 21 April 2026 mendatang melalui embarkasi YIA.

Jumlah tersebut termasuk di dalamnya adalah kuota prioritas haji rincian sebanyak 5 persen atau 187 jamaah. Ada juga 101 jamaah merupakan jamaah mutasi dari luar DIY, sementara 21 jamaah mutasi ke luar daerah Istimewa Yogyakarta, sehingga jumlah jamaah haji yang akan berangkat dari embarkasi YIA sebanyak 3.830 jamaah. Seluruh jamaah akan didampingi oleh 62 petugas yang terdiri dari petugas kelompok terbang (kloter) dan Petugas Haji Daerah (PHD).

Baca Juga

"Akan diberangkatkan mulai 21 April 2026, pukul 23.40. Insya Allah ini kabarnya, nanti akan kita update," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mustofa saat memberikan keterangannya di acara pamitan calon jamaah haji DIY, Selasa (15/4/2026).

Jauhar mengungkapkan jamaah termuda atas nama Fania Ulaya, warga Bantul, yang berusia 14 tahun 2 bulan. Ia menerima pelimpahan kursi haji dari orang tuanya yang meninggal dunia. Sementara jamaah yang tertua, Mardijiono Karto Sentono berusia 102 tahun lebih 3 bulan merupakan warga Bantul yang berprofesi sebagai petani.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement