Rabu 06 May 2026 18:28 WIB

Pengasuh Ponpes Terduga Pelaku Pelecehan Seksual 50 Santriwati di Pati Kabur

Ashari tidak datang saat dipanggil oleh Polresta Pati.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Ashari bin Karsana, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati yang telah ditetapkan tersangka kasus dugaan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati, melarikan diri.
Foto: Tangkapan Layar
Ashari bin Karsana, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati yang telah ditetapkan tersangka kasus dugaan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati, melarikan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Ashari bin Karsana, pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Kabupaten Pati yang telah ditetapkan tersangka kasus dugaan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap sejumlah santriwati, melarikan diri. Hal itu terjadi setelah Ashari mangkir dari agenda pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada Senin (4/5/2026). 

Wakasatreskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengonfirmasi bahwa Ashari telah kabur. Dia menjelaskan, pihaknya seharusnya melakukan pemeriksaan terhadap Ashari pada Senin lalu. Namun Ashari tak memenuhi panggilan. 

Baca Juga

Iswantoro menambahkan, pihaknya sudah mengagendakan ulang pemeriksaan terhadap Ashari pada Kamis (7/5/2026). Jika mangkir kembali, Iswantoro mengatakan pihaknya bakal melakukan penjemputan paksa. 

Namun saat ini Polresta Pati tak mengetahui keberadaan Ashari. "Betul. Pelaku saat ini tidak kooperatif, tidak memberikan info apapun pada PH (pendamping hukum) maupun kepada penyidik. Jadi ada dugaan bahwa saat ini tidak ada di Pati," kata Iswantoro ketika dikonfirmasi soal apakah benar Iswantoro telah kabur, Rabu (6/5/2026). 

"Pada saat ini masih dalam proses pengejaran oleh tim kami yang ada di lapangan," tambah Iswantoro.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga Ashari. Namun mereka mengaku tidak mengetahui keberadaan tersangka.

"Untuk keberadaan pelaku, pihak keluarga juga tidak mengetahui. Sampai saat ini tidak mengetahui di mana dia berada," ujarnya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement