Kamis 07 May 2026 08:56 WIB

Polisi Telusuri Kemungkinan Pihak Lain yang Terlibat dalam Kasus Penyiksaan Anak di Daycare Yogya

Polisi berkoordinasi dengan LPSK untuk memastikan perlindungan terhadap saksi.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Daycare Little Aresha yang berlokasi  berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik setelah digrebek polisi, Jumat (24/4/2026).
Foto: Republika/ Wulan Intandari
Daycare Little Aresha yang berlokasi berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik setelah digrebek polisi, Jumat (24/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Penanganan kasus dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha terus bergulir. Polresta Yogyakarta kini berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memastikan perlindungan terhadap saksi dan pelapor, sekaligus mendalami struktur pengelola yayasan yang menaungi daycare tersebut.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan pihaknya masih menelusuri kemungkinan keterlibatan sejumlah pihak dalam struktur yayasan, termasuk dugaan adanya aparatur pemerintah dan akademisi dari perguruan tinggi negeri.

"Kemarin kita sudah berkolaborasi sama LPSK," ujarnya di Yogyakarta, Jumat (1/5/2026).

"Lihat perkembangan besok (terkait keterlibatan sejumlah pihak dalam struktur yayasan -Red)," kata dia menambahkan.

photo
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menyampaikan perkembangan kasus daycare Little Aresha. - (Republika/ Wulan Intandari)

Meski demikian, kepolisian belum memastikan sejauh mana keterlibatan pihak-pihak tersebut, termasuk apakah mereka mengetahui praktik kekerasan yang terjadi di dalam daycare.

Polisi juga memastikan keamanan saksi menjadi prioritas. Ia memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan LPSK untuk memberikan perlindungan, termasuk kepada mantan pengasuh yang kini menjadi saksi sekaligus pelapor.

"Bahkan kami sampaikan ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) untuk kita bantulah pengamanannya," ujarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Yogya (@republikayogya)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement