REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ajang tahunan Indonesia Mom and Baby Expo (IMBEX) kembali menjadi pusat perhatian para orang tua milenial yang berburu informasi seputar pengasuhan anak. Salah satu sesi yang paling dipadati pengunjung adalah seminar bertajuk 'Menumbuhkan Anak Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini' yang dibawakan oleh drg Radinta Btari Aphrodita, MM, Dipl Montessori. Melalui pemaparan yang interaktif, dokter gigi sekaligus momfluencer ini mengupas tuntas kaitan erat antara kesehatan fisik dan perkembangan psikologis anak.
Sebagai seorang profesional medis dengan latar belakang pendidikan ganda, drg Radinta memiliki cara pandang yang unik dalam melihat tumbuh kembang anak. Ia merupakan lulusan Kedokteran Gigi Universitas Trisakti yang juga menyandang gelar Magister Manajemen dari Universitas Prasetiya Mulya. Tidak hanya itu, pemahamannya yang mendalam mengenai dunia anak semakin diperkuat dengan gelar Diploma Montessori dari MMI Indonesia serta sertifikasi Konselor Menyusui dari SELASI, membuat materi yang disampaikannya sangat kaya akan sudut pandang ilmiah.
Dalam sesi wawancara setelah seminar, dokter yang akrab disapa dokter Dinta ini menjelaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu pilar utama dalam membangun rasa percaya diri anak sejak dini. "Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa membiarkan gigi anak rusak atau berlubang dapat memengaruhi cara mereka tersenyum dan berinteraksi dengan teman sebanyanya. Menumbuhkan anak sehat dan percaya diri sejak dini harus dimulai dari hal-hal mendasar yang sering dianggap sepele," ujarnya di area panggung IMBEX.
Lebih lanjut, drg Radinta memaparkan tantangan klinis yang paling sering ia temui di tempat praktiknya, Klinik Diponegoro Bekasi, yaitu kasus karies rampan atau gigi berlubang parah pada balita. Masalah ini kerap diperparah oleh mitos di masyarakat yang menganggap gigi susu akan digantikan oleh gigi permanen sehingga tidak perlu dirawat. Melalui seminar ini, ia meluruskan bahwa gigi susu adalah penuntun utama pertumbuhan gigi dewasa. Jika dibiarkan rusak, anak tidak hanya mengalami gangguan nutrisi, tetapi juga potensi krisis kepercayaan diri akibat estetika gigi yang terganggu.
Keunikan presentasi drg. Radinta di panggung IMBEX terletak pada integrasi metode Montessori dalam memecahkan masalah keseharian anak, seperti Gerakan Tutup Mulut (GTM) saat diajak sikat gigi. Dengan prinsip Montessori yang bergerak dari hal simpel ke abstrak, ia menyarankan orang tua untuk menggunakan teknik storytelling dan analogi yang menyenangkan. "Anak-anak tidak bisa dipaksa dengan instruksi yang kaku. Kita harus membangun kebiasaan merawat diri sebagai proses yang menyenangkan, bukan sebuah ancaman atau beban," jelas istri dari kreator konten Fariz Egia Gamal ini.
Eksistensi drg Radinta di ruang publik memang kian bersinar. Selain menjadi pembicara di panggung expo skala nasional seperti IMBEX, ia juga aktif membagikan ilmu manajerialnya sebagai Manager Operasional VIP Lounge RS MMC Jakarta. Pengalamannya berkolaborasi dengan brand besar dalam iklan TVC bersama Tasya Kamila, hingga kehadirannya di Podcast 'Uncensored' bersama Gitasav, membuktikan bahwa gaya komunikasinya yang hangat sangat diterima oleh lintas generasi, khususnya ibu muda di era digital.
Di tengah kesibukannya yang padat, ibu dari Zeca Gamal ini juga memanfaatkan media sosial sebagai perpanjangan tangan dari edukasi luringnya. Pengunjung seminar diajak untuk terus terhubung dan saling belajar lewat konten edukasi di akun Instagram @radintabtari. Di platform tersebut, drg Radinta secara konsisten mengunggah video pendek yang membedah berbagai riset kesehatan dan pola asuh modern menjadi materi yang sangat mudah dipraktikkan langsung di rumah.
Bagi drg Radinta, mengedukasi masyarakat merupakan sebuah panggilan jiwa yang berakar dari lingkungan keluarganya, di mana kedua orang tuanya juga merupakan tokoh penting di dunia kedokteran Jakarta. Meskipun memiliki kepribadian asli yang cenderung introvert, kecintaannya pada dunia parenting berhasil mendorongnya untuk tampil percaya diri di depan ribuan audiens. Ia ingin menjadi jembatan informasi yang valid di tengah maraknya hoaks seputar kesehatan anak yang beredar di internet.
Tak lupa, di akhir seminarnya, drg. Radinta menyelipkan pesan emosional tentang pentingnya menjaga kesehatan mental orang tua, khususnya para ibu. Ia mengingatkan bahwa untuk menumbuhkan anak yang sehat dan percaya diri, orang tua harus terlebih dahulu mengisi "tangki cinta" diri mereka sendiri dengan tetap berkarya dan belajar. "Ibu yang bahagia dan berdaya adalah inspirasi terbaik bagi anak. Jangan pernah kehilangan jati diri Anda di tengah padatnya peran domestik di rumah," tuturnya yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta seminar.
Melalui suksesnya seminar di IMBEX ini, drg. Radinta Btari Aphrodita berharap kesadaran akan pentingnya sinergi antara kesehatan medis dan pola asuh Montessori dapat menyebar lebih luas. Bagi para orang tua yang ingin mendapatkan tips harian mengenai kesehatan gigi anak serta pengasuhan berbasis bukti ilmiah, mengikuti setiap pembaruan dan konten edukasi di akun Instagram @radintabtari menjadi langkah awal yang sangat direkomendasikan.