Ahad 24 May 2026 16:55 WIB

Viral Pria di Cokroaminoto Dikeroyok karena tak Bayar Jasa Kencan, Ini Faktanya

Korban dan para pelaku saling mengenal.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Ilustrasi pengeroyokan.
Foto: Foto : MgRol_92
Ilustrasi pengeroyokan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebuah video viral di media sosial menunjukkan adanya keributan yang terjadi di Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Dalam narasi video tersebut, seorang pria disebut menjadi korban pengeroyokan karena tidak mampu membayar jasa kencan.

"Tak Mau Bayar Jasa Kencan dan Bawa Sajam, Seorang Pria mendapat salam olah raga” dari Massa di Depan Coffee daerah Cokroaminoto Yogyakarta (16/5/2026)," tulis keterangan video tersebut yang diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover.

Namun, hasil penyelidikan polisi justru mengungkap fakta berbeda. Polisi memastikan keributan tersebut tidak dipicu persoalan pembayaran jasa kencan seperti yang ramai dibicarakan warganet. 

PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, mengatakan peristiwa itu merupakan dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 00.15 WIB di depan Bread Pastry, Jalan HOS Cokroaminoto. "Diduga tindak pidana penganiayaan," kata Dani dikonfirmasi, Ahad (17/5/2026).

Korban diketahui pria berinisial S (46 tahun). Sementara sejumlah saksi yang diperiksa polisi yakni perempuan berinisial IPA (28 tahun), serta tiga pria berinisial IBS (24 tahun), H (47 tahun), dan A (45 tahun).

Dani menjelaskan, korban dan para pelaku ternyata saling mengenal. Sebelum kejadian, mereka sempat berkumpul dan mengonsumsi minuman beralkohol di sebuah kos di kawasan Gambiran, Umbulharjo.

"Kejadian itu bermula pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2026 sekira jam 21.00 WIB, korban berinisial S mendatangi tempat kos IPA di daerah Gambiran Umbulharjo Yogyakarta," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement