Selasa 26 May 2026 22:20 WIB

Wagub Gus Yasin Akui Lingkungan Ponpes tak Bersih dari Kekerasan Seksual

Pemprov Jateng akan menguatkan upaya pencegahan kekerasan seksual di ponpes.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengakui lembaga pendidikan pesantren tak bersih dari praktik kekerasan seksual.
Foto: Kamran Dikarma
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengakui lembaga pendidikan pesantren tak bersih dari praktik kekerasan seksual.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pondok pesantren di Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan setelah kasus kekerasan seksual terbongkar. Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengakui lembaga pendidikan pesantren tak bersih dari praktik kekerasan seksual.

Gus Yasin mengatakan, dia sempat mendiskusikan masalah kekerasan seksual di pondok pesantren (ponpes) dengan beberapa pemprov, termasuk Jawa Timur. "Saya mengajak bicara ke pondok pesantren, kita tata nih. Satgasnya bagaimana ke depannya antisipasinya. Jadi sudah ada satgasnya sebenarnya, akan tetapi pencegahannya yang harus kita kuatkan," ucapnya saat diwawancara di Kota Semarang, Kamis (21/5/2026). 

Baca Juga

Menurutnya, memang ada oknum-oknum di lingkungan ponpes yang menjadi pelaku kekerasan seksual. "Kita enggak mungkin bicara semua itu bersih. Kemungkinan itu ada di lembaga-lembaga itu," ujar Yasin. 

"Jadi sebenarnya, oknum-oknum inilah yang perlu kita tangani," tambah Yasin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement