Kamis 11 Jun 2026 22:45 WIB

NCFS National Stage 2026 Digelar, Hadirkan 10 Kampus Terbaik dan Perkuat Ekosistem Futsal Mahasiswa

Mahasiswa perlu berbangga terhadap pencapaian yang diraih melalui jalur non-akademik.

Ilustrasi futsal.
Foto: www.freepik.com
Ilustrasi futsal.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- National Collegiate Futsal Series (NCFS) National Stage 2026 resmi diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers yang diselenggarakan di Grand Tjokro Yogyakarta, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya putaran nasional kompetisi futsal mahasiswa yang akan berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di GOR Nusantara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Acara konferensi pers dihadiri oleh penyelenggara, perwakilan kampus peserta, perangkat pertandingan, sponsor, serta para pemangku kepentingan futsal nasional dan daerah. Hadir pula perwakilan sponsor utama, yaitu BNI dan Yamaha, yang memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga mahasiswa melalui kompetisi yang profesional dan berkelanjutan.

Turut hadir pula M. Nizar, kiper Tim Nasional Futsal Indonesia yang merupakan alumni

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kehadiran Nizar menjadi simbol keberhasilan

pembinaan olahraga di lingkungan perguruan tinggi sekaligus memberikan inspirasi bagi para peserta bahwa kompetisi mahasiswa dapat menjadi salah satu jalur menuju level profesional hingga membela Tim Nasional Indonesia.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan tingkat nasional, NCFS semakin memperkuat

posisinya sebagai salah satu kompetisi futsal antar perguruan tinggi paling kompetitif di

Indonesia.

Sebanyak 10 kampus terbaik dari berbagai kota berhasil melaju ke National Stage 2026,

yaitu:

Makassar

STIEM Bongaya

Depok

Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Medan

STOK Bina Guna

Samarinda

Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Politani Samarinda)

Bandung

STKIP Pasundan, Cimahi

Malang

Universitas Insan Budi Utomo (UIBU)

Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Jakarta

STIE Indonesia

Surabaya

Universitas Bhayangkara Surabaya (UBHARA)

Yogyakarta

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Kehadiran M. Nizar di tengah para peserta memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh tim yang berlaga. Sebagai alumni perguruan tinggi yang berhasil menembus Tim Nasional Futsal Indonesia, Nizar menjadi contoh nyata bahwa kompetisi mahasiswa dapat menjadi batu loncatan menuju karier profesional dan panggung internasional.

Dalam sambutannya, CEO dan Co-Founder Games of Society, Novel Leonardo,

menyampaikan bahwa mahasiswa perlu berbangga terhadap pencapaian yang diraih

melalui jalur non-akademik. Menurutnya, olahraga kampus memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, dan membuka peluang prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Prestasi non-akademik adalah sesuatu yang patut dibanggakan. Kompetisi seperti NCFS memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tidak menutup kemungkinan beberapa pemain yang bertanding hari ini akan menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia di masa depan,” ujar Novel Leonardo.

Novel juga menegaskan bahwa kualitas penyelenggaraan NCFS terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan menghadirkan match officials dan wasit berlisensi nasional maupun FIFA untuk memastikan pertandingan berlangsung secara profesional, adil, dan sesuai standar kompetisi tertinggi.

“NCFS memasuki tahun kedua penyelenggaraan National Stage dan kami melihat kompetisi antar fakultas maupun antar kampus semakin kompetitif. Kualitas tim meningkat, antusiasme kampus semakin besar, dan level pertandingan terus berkembang," katanya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan NCFS juga disampaikan oleh Sekretaris Umum

Asprov PSSI DIY, Wendy Umar, yang menyambut baik hadirnya kompetisi berjenjang bagi mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Menurut Wendy, kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan seperti NCFS menjadi ruang yang sangat penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman bertanding yang berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan futsal Indonesia dari level akar rumput hingga prestasi.

Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) DIY, Esdy

Irfanuddin, menilai NCFS menjadi wadah strategis dalam proses identifikasi, pembinaan,

dan pengembangan talenta futsal muda Indonesia. Esdy menyampaikan bahwa semakin banyak kompetisi berkualitas yang tersedia bagi mahasiswa, semakin besar pula peluang lahirnya pemain-pemain potensial yang mampu berkontribusi bagi klub profesional, tim daerah, maupun Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.

Sebagai juara bertahan, Politani Samarinda kembali menjadi salah satu tim unggulan pada NCFS National Stage 2026. Namun perjalanan mempertahankan gelar dipastikan tidak akan mudah. Sejumlah kampus pendatang baru hadir dengan kualitas yang semakin kompetitif, bahkan diperkuat beberapa pemain yang memiliki pengalaman bermain di level profesional. Persaingan yang semakin ketat tersebut diprediksi akan menghadirkan pertandingan berkualitas tinggi sepanjang turnamen dan menjadikan perebutan gelar juara nasional lebih terbuka dibanding edisi sebelumnya.

Melalui kompetisi yang sehat, profesional, dan berstandar tinggi, NCFS diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara nasional futsal mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara kampus, federasi, sponsor, dan komunitas olahraga dalam membangun masa depan futsal Indonesia yang lebih kuat.

Seluruh pertandingan NCFS National Stage 2026 akan berlangsung di GOR Nusantara

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 11–13 Juni 2026, dan akan menjadi panggung bagi talenta-talenta terbaik futsal mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.

Berita Lainnya

Rekomendasi