REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Musim liburan sekolah dimanfaatkan InJourney Destination Management (IDM) untuk menghadirkan beragam aktivitas wisata edukatif dan hiburan di kawasan Candi Prambanan, Sleman. Melalui program bertajuk "Liburan Nyaman Penuh Makna", wisatawan diajak menikmati pengalaman berlibur yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga sarat nilai sejarah, seni, dan budaya.
Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur, mengatakan Candi Prambanan kini dikembangkan tidak sekadar sebagai destinasi wisata sejarah, melainkan juga menjadi ruang pembelajaran budaya yang dikemas secara interaktif bagi seluruh kalangan, terutama keluarga yang mengisi masa liburan sekolah.
"Candi Prambanan menjadi ruang pembelajaran dan pengalaman budaya yang bisa dinikmati semua pihak," katanya, Selasa (30/6/2026).
"Kami menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, interaktif, dan relevan, khususnya bagi keluarga yang ingin mengisi liburan sekolah dengan kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai edukasi," ujarnya.
Gistang menyampaikan, beragam kegiatan telah disiapkan selama periode liburan sekolah. Salah satu agenda terbesar adalah Prambanan Jazz Festival 2026 yang digelar pada 3 hingga 5 Juli mendatang dengan menghadirkan puluhan musisi nasional maupun internasional di kawasan Candi Prambanan.
Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati instalasi seni Sunflower Angel karya seniman Arrofi Ramadhan yang dipamerkan di lapangan Siwa hingga 5 Juli 2026. Instalasi berbentuk malaikat berkepala bunga matahari tersebut menjadi salah satu spot favorit pengunjung karena memadukan nilai seni kontemporer dengan lanskap cagar budaya.
Untuk menambah pengalaman berkunjung, IDM juga menghadirkan program Memorable Gift berupa foto polaroid gratis bagi wisatawan pada tanggal tertentu. Ada pula aktivitas Move at Prambanan Temple, yakni sesi yoga dengan latar megah Candi Prambanan yang menawarkan pengalaman relaksasi di kawasan heritage.
"Program Memorable Gift dapat dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung pada 22, 25, 27, dan 30 Juni 2026. Kehadiran program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman wisata yang lebih personal dan berkesan bagi setiap pengunjung," ujarnya.