Ahad 19 Jul 2026 01:15 WIB

Belum Bisa Bangun Sekolah Rakyat, Walkot Ingin Perluas Akses Sekolah Gratis di Kota Yogya

Kondisi pendidikan di Yogya menunjukkan adanya perbedaan minat masyarakat.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat menyampaikan keterangan terkait upaya memperluas akses pendidikan gratis di wilayahnya.
Foto: Republika/ Wulan Intandari
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo saat menyampaikan keterangan terkait upaya memperluas akses pendidikan gratis di wilayahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya memperluas akses pendidikan gratis dengan menambah jumlah sekolah gratis, khususnya di jenjang sekolah dasar (SD). Langkah tersebut menjadi alternatif karena Kota Yogyakarta belum dapat menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) bagi masyarakat yang kurang mampu.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan semakin banyak anak mendapatkan pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah. "Kita ingin menyediakan sebanyak-banyaknya sekolah gratis. Seperti arahan pak Prabowo, kalau toh kota tidak bisa mewujudkan sekolah rakyat kalau bisa ya banyak sekolah gratis," ujar Hasto saat diwawancara belum lama ini.

Baca Juga

Ia mengungkap, kondisi pendidikan di Kota Yogyakarta menunjukkan adanya perbedaan minat masyarakat terhadap sekolah negeri. Jika SMP negeri selalu menjadi pilihan utama, kondisi berbeda justru terjadi di tingkat SD negeri.

"Manajemen SMP itu bagus banyak diminati masyarakat, berarti manajemen SD kurang bagus, harus ditingkatkan lagi," ujarnya.

Hasto menilai peningkatan kualitas SD negeri menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Ia meminta para guru dan kepala sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan agar SD negeri semakin diminati masyarakat, baik warga Kota Yogyakarta maupun dari luar daerah.

Berita Lainnya

Rekomendasi