Senin 20 Jul 2026 16:34 WIB

Juru Parkir di Sleman Meninggal Ditabrak Mobil, Pelaku Melarikan Diri

Pelaku tabrak lari belum ditemukan.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Karta Raharja Ucu
Polresta Sleman saat melakukan olah TKP di lokasi tabrak lari kakek juru parkir berinisial S di Jalan Monjali, Kabupaten Sleman.
Foto: Dok. Polresta Sleman
Polresta Sleman saat melakukan olah TKP di lokasi tabrak lari kakek juru parkir berinisial S di Jalan Monjali, Kabupaten Sleman.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kakek berinisial S (64 tahun) yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir menjadi korban tabrak lari di Jalan Monjali, Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Nahasnya, kakek meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito.

Adapun kejadian ini terekam dalam video amatir dan viral di media sosial Instagram. Di dalam unggahan tersebut, dituliskan keterangan bernada desakan kepada pelaku.

Baca Juga

"Video CCTV tabrak lari di depan klinik gigi dentes Monjali petang tadi, mohon itikad baiknya untuk pengemudi mobil (16/7/2026)," tulis dalam postingan media sosial tersebut.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro membenarkan korban meninggal dunia saat menjalani penanganan medis akibat luka berat yang dideritanya. Hingga kini, polisi masih memburu pengemudi kendaraan yang diduga menabrak korban pada benturan pertama.

"Korban meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUP Dr. Sardjito," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.01 WIB. Berdasarkan hasil penanganan awal, korban yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir diduga sedang menyeberang jalan ketika tertabrak kendaraan yang identitasnya hingga kini belum diketahui.

Akibat benturan tersebut, korban terpental ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, sebuah Toyota Agya yang melaju dari arah selatan ke utara tidak dapat menghindar sehingga kembali menabrak tubuh korban.

Korban mengalami cedera kepala berat, patah tulang di sejumlah bagian tubuh, serta luka lecet. Meski sempat mendapat perawatan intensif di RSUP Dr. Sardjito, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Berita Lainnya

Rekomendasi