REPUBLIKA.CO.ID, Sejak kelas 4 SD, Ibrahim Al Abrar, siswa SDN 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sudah tertarik dengan ilmu pemrograman komputer. Dengan ketekunan mempelajari ilmu tersebut secara autodidak, Ibrahim atau biasa disapa Ibra, diganjar penghargaan oleh NASA setelah menemukan celah di sistem keamanan siber badan antariksa Amerika Serikat tersebut.
“Pas nerima surat dari NASA, saya kaget, enggak percaya,” ungkap Ibra saat diwawancara sesaat sebelum menghadiri agenda pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di kantornya, Kota Semarang, Rabu (29/7/2026).
Surat penghargaan NASA tersebut diterima Ibra melalui surel pada awal Juli 2026 lalu. “Ibrahim Al Abrar yang terhormat, atas nama NASA dan NASA Vulnerability Disclosure Policy (VDP), kami ingin mengakui upaya Anda sebagai peneliti keamanan independen, baik dalam mengidentifikasi kerentanan yang Anda kirimkan dan untuk mengikuti kebijakan serta pedoman VDP NASA dalam melaporkan ini secara bertanggung jawab kepada kami,” tulis NASA dalam suratnya tertanggal 9 Juli 2026.
NASA menilai, kemampuan Ibra dalam mendeteksi dan melaporkan kerentanan pada sistem keamanan mereka merupakan keterampilan berharga dalam industri keamanan informasi. “Pelaporan Anda telah memfasilitasi kesadaran NASA akan kerentanan yang tidak diketahui dan membantu kami melindungi integritas dan ketersediaan informasi NASA. Mohon terima surat ini sebagai tanda penghargaan kami atas upaya Anda dalam mendeteksi kerentanan ini,” kata NASA kepada Ibra.
Ibra, yang saat ini berusia 12 tahun dan duduk di kelas 6 SDN 3 Genengsari, mengungkapkan, percobaan awalnya menemukan celah pada sistem keamanan siber NASA dilakukan pada April 2026 lalu. Kala itu dia tertarik mencoba setelah temannya di komunitas pegiat ilmu IT yang merupakan siswa SMP gagal mendeteksi kerentanan di sistem NASA.
Ibra kemudian membaca instruksi yang diterbitkan NASA untuk mendeteksi celah pada sistem keamanan siber mereka. “Jadi namanya itu broken link hijacking, di mana link-nya itu mati, terus bisa saya ambil alih dan digunakan untuk phising dengan menggunakan nama NASA,” kata Ibra.
Lihat postingan ini di Instagram