REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Universitas Diponegoro (Undip) dan RSUP dr.Kariadi Semarang membantah kabar soal kabar dugaan perundungan yang mengakibatkan mahasiswi PPDS Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran (FK) Undip bernama Yuda Nabella Prameswari meninggal dunia. Kabar tersebut beredar dan menjadi pembahasan di media sosial.
Humas RSUP dr.Kariadi Semarang, Aditya Kandu Warendra, mengonfirmasi soal kabar meninggalnya Yuda Nabella Prameswari. Namun dia membantah Yuda meninggal akibat perundungan.
“Informasi awal yang kami terima, PPDS yang bersangkutan sedang sakit,” ungkapnya kepada Republika, Selasa (1/9/2026).
Dia mengatakan, Yuda sempat dirawat di ruang ICU RSUP dr.Kariadi dan meninggal, Jumat (28/8/2026). “Almarhumah masih semester I, masih pembelajaran di kelas, belum terjadwal untuk stase di RS Kariadi. Dugaan awal dikarenakan sakit, tidak ada bullying,” ujarnya.
Namun Aditya masih belum bersedia mengungkap penyakit apa yang diderita Yuda. Dia hanya menyebut manajemen RSUP dr.Kariadi akan merilis keterangan resmi soal kabar miring yang menyertai meninggalnya Yuda.