Jumat 04 Sep 2026 14:29 WIB

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Hadir Lebih Dekat untuk Pekerja

Penerima manfaat program PEKA juga telah mendapatkan literasi keuangan.

Rep: Wulan Intandari/ Red: Fernan Rahadi
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto
Foto: Wulan Intandari
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA --– Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi momentum bagi BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta untuk semakin mendekatkan diri kepada peserta sekaligus menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat lebih bagi pekerja dan keluarganya.

Mengusung semangat Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan, rangkaian Harpelnas di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta tidak hanya diisi dengan pelayanan dan interaksi langsung bersama peserta, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi penerima manfaat.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, mengatakan Harpelnas menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan dan pengalaman peserta dalam memperoleh layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Bagi kami, Harpelnas bukan hanya tentang memberikan pelayanan pada hari ini, tetapi juga bagaimana memastikan peserta mendapatkan manfaat yang lebih luas dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kami ingin terus hadir, tidak hanya ketika pekerja menghadapi risiko, tetapi juga dalam proses mereka untuk kembali berdaya dan meningkatkan kesejahteraan," ujar Rudi.

Salah satu kegiatan yang turut dihadirkan dalam rangkaian Harpelnas adalah display produk penerima manfaat program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Produk tersebut merupakan hasil dari proses pemberdayaan yang diberikan kepada penerima manfaat, sebagai bagian dari upaya mendorong mereka agar dapat kembali produktif dan mandiri secara ekonomi.

Sebelumnya, penerima manfaat program PEKA juga telah mendapatkan literasi keuangan sebagai bekal dalam mengelola dan mengembangkan usaha yang dijalankan. Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu penerima manfaat dalam mengelola keuangan secara lebih bijak, memisahkan keuangan usaha dan rumah tangga, serta membangun keberlanjutan usaha yang mereka miliki.

"PEKA merupakan salah satu bentuk nyata bahwa perlindungan jaminan sosial tidak berhenti pada saat manfaat diberikan. Ada upaya untuk membantu penerima manfaat agar dapat bangkit, memiliki kemandirian, dan melanjutkan kehidupannya dengan lebih baik," kata Rudi.

Selain menghadirkan display produk PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta juga membuka booth Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan bekerja sama dengan Bank Jateng. Booth ini menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai manfaat layanan tambahan di bidang perumahan yang dapat diakses oleh peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran booth MLT Perumahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan manfaat yang semakin dekat dengan kebutuhan pekerja, khususnya dalam mendukung kepemilikan dan pemenuhan kebutuhan perumahan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terus berkembang, tidak hanya berorientasi pada pembayaran manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang mendukung keberlanjutan kesejahteraan peserta.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep Value Beyond Protection, di mana BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan nilai lebih dari sekadar perlindungan melalui pelayanan yang semakin mudah dan dekat, perluasan kepesertaan, serta berbagai program pemberdayaan dan manfaat tambahan bagi peserta.

“Melalui momentum Harpelnas ini, kami ingin semakin memperkuat komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Kami juga terus mendorong agar manfaat kepesertaan dapat dirasakan secara lebih luas, baik melalui perlindungan jaminan sosial, program pemberdayaan seperti PEKA, maupun manfaat layanan tambahan seperti MLT Perumahan,” jelas Rudi.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya. Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja diharapkan dapat bekerja dengan lebih tenang, sementara keluarga memiliki jaring pengaman ketika risiko ketenagakerjaan terjadi.

"Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Kami akan terus berupaya hadir lebih dekat, memberikan pelayanan terbaik, memperluas perlindungan, dan menghadirkan manfaat yang dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pekerja dan keluarganya," ujar Rudi.

Berita Lainnya

Rekomendasi