REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Kasus penemuan kerangka manusia di pinggir tol Jangli, Kota Semarang, Jawa Tengah, telah ditangani Polrestabes Semarang. Polisi mengonfirmasi kerangka tersebut merupakan Mozza Axillia Gunarsa, remaja berusia 17 tahun yang sempat dilaporkan hilang pada akhir Juni 2025 lalu. Dia dibunuh oleh kekasihnya, MVDA (22 tahun), dengan alasan cemburu.
Kasatres Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengatakan, setelah MVDA mengungkap tempat pembuangan jenazah Mozza, polisi langsung mendatangi lokasi yang berada di pinggir tol Jangli. Oleh pelaku, jenazah Mozza yang sudah dibalut kain dimasukkan ke dalam kardus, kemudian dibungkus lagi menggunakan karung, lalu diikat.
Setelah kerangka ditemukan, polisi langsung membawanya ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk proses identifikasi dan pemeriksaan forensik. Orang tua Mozza juga diminta untuk datang ke RS untuk melihat ciri-ciri pada kerangka tersebut.
“Dari hasil pengecekan oleh pihak keluarga, dari barang-barang yang melakat pada kerangka tersebut dan juga ciri-ciri tubuh dan usia, dipastikan bahwa kerangka tersebut merupakan korban yang hilang atas nama inisial M,” ungkap Kompol Ni Made Sriniti saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (5/9/2026).
Dia mengatakan, awalnya kasus Mozza ditangani Polres Semarang. Sebab keluarga melaporkan soal orang hilang ke polres tersebut. Namun setelah gelar perkara pascapenemuan kerangka, kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polrestabes Semarang.