Ahad 27 Sep 2026 09:00 WIB

Seratusan Siswa SMAN 1 Rembang Diduga Keracunan, Dinkes Uji Lab Sampel Menu

Dinkes belum menyimpulkan bahwa itu adalah sebuah keracunan.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Indira Rezkisari
Potret siswa SMAN 1 Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang dirawat akibat diduga keracunan MBG, Kamis (3/9/2026).
Foto: Dokumen SMA 1 Lasem
Potret siswa SMAN 1 Lasem di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang dirawat akibat diduga keracunan MBG, Kamis (3/9/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, REMBANG — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rembang, Ali Syofi’i mengungkapkan a akan memeriksa sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke SMAN 1 Rembang pada Kamis (24/9/2026). Hal itu guna mengetahui apakah gejala keracunan yang dialami seratusan siswa dan guru di sekolah tersebut akibat MBG.

Ali mengatakan, pada Jumat (25/9/2026) lalu, sudah menerima laporan soal adanya seratusan siswa SMAN 1 Rembang yang mengalami mulas dan diare. “Itu diduga karena MBG yang dikonsumsi hari sebelumnya, yaitu hari Kamis (24/9/2026),” ucapnya ketika diwawancara, Sabtu (26/9/2026). 

Baca Juga

Dia menambahkan, pihaknya langsung menerjunkan tim ke sekolah tersebut sekaligus berkoordinasi dengan puskesmas setempat. “Memang ada gangguan kesehatan. Meskipun demikian gangguannya sangat ringan. Sebagian besar karena nyeri perut, mulas,” ucapnya.

Karena gejalanya ringan, Ali menyebut tak ada siswa yang harus mendapatkan perawatan medis. Kendati demikian, tim dari Dinkes Rembang tetap melalukan pendampingan dan monitoring terhadap para siswa, termasuk guru, yang mengalami gejala keracunan.

“Kami dari Dinas Kesehatan belum menyimpulkan bahwa itu adalah sebuah keracunan,” ujar Ali.

Namun guna mengetahui mengapa para siswa dan guru mengalami gejala mulas serta diare, Dinkes Rembang tetap mengambil sampe MBG yang disajikan di SMAN 1 Rembang pada Kamis. “Kami sudah dapatkan, nanti kami segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait sampel ini,” ucapnya. 

Dia mengatakan, Dinkes Rembang akan mengirim sampel menu MBG tersebut ke labkesda pada Senin (28/9/2026). Kendati demikian, Dinkes Rembang mencurigai penyebab para siswa dan guru di SMAN 1 Rembang mengalami mulas adalah karena menu bakso pentol yang menjadi bagian dari menu MBG pada Kamis lalu.

“Dugaan sementara ini, dari menu yang disajikan di hari Kamis itu ada bakso atau istilahnya pentol bakso yang ditambahi dengan bumbu atau saus. Kami menduga penyebabnya dari situ, mungkin karena kepedasan sehingga sebagian siswa yang tidak tahan pedas mungkin menjadi perutnya sakit,” ucap Ali.

Kendati demikian, Ali mengatakan pihaknya akan menunggu hasil uji lab terhadap sampel MBG guna mengetahui secara pasti apa yang dialami para siswa dan guru di SMAN 1 Rembang.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi