REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang masih berusaha memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang. Keterbatasan ekskavator menjadi kendala dalam upaya pemadaman titik api yang melahap sekitar 10 hektare lahan TPA.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono, mengungkapkan, hingga Kamis pagi (1/10/12), personelnya sudah berhasil mengendalikan kobaran api. “Tapi masih ada titik-titik api walaupun tidak sebanyak tadi malam. Jadi hanya asapnya ini yang tebal,” ucapnya ketika diwawancara.
Dia menjelaskan, untuk memadamkan total titik api, dibutuhkan ekskavator untuk mengurai gunungan sampah sambil dibarengi penyemburan air oleh personel Damkar. “Karena kalau disemprot di permukaan saja itu kurang efektif. Nanti bisa muncul titik api lagi karena sampah sudah terlalu dalam ya ini kebakarnya,” katanya.
Tantri mengungkapkan, tinggi gunungan sampah di lokasi titik api mencapai puluhan meter. “Untuk kendalanya, karena yang terbakar ini sudah cukup luas ya, di Zona 1, 2, dan 3, ini agak merepotkan juga karena ekskavator yang ada di TPA Jatibarang terbatas,” ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini hanya ada dua ekskavator yang beroperasi di lapangan untuk membantu proses pemadaman. “Untuk mempercepat, kami setidaknya butuh empat ekskavator. Nanti akan kami usulkan,” ucap Tantri.
View this post on Instagram