REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi berharap target produksi padi di wilayahnya tahun ini tidak meleset akibat kekeringan. Target produksi padi yang hendak dicapai Pemprov Jateng tahun ini adalah sebesar 10,5 juta ton.
“Ya moga-moga tidak meleset. Semoga tidak meleset,” ungkap Luthfi ketika diwawancara di Kantor DPRD Jateng dan ditanya apakah dampak kekeringan dapat menurunkan target produksi padi di Jateng tahun ini, Selasa (29/9/2026).
Dia mengungkapkan, sejauh ini total produksi padi di Jateng sudah hampir menyentuh delapan juta ton. “Semoga nanti kita bisa tercapai targetnya,” ujarnya.
Luthfi mengatakan kekeringan memang berdampak pada sawah tadah hujan dan sawah irigasi. Terkait sawah tadah hujan, dia menyebut telah meminta bantuan TNI untuk melakukan pengeboran sumur. Selain itu, bantuan pengairan lahan pertanian juga dilakukan lewat fasilitas tangki.
“Itu beberapa daerah sudah kita petakan dan sudah didistribusikan. Hari ini sudah mendekati 8,5 juta liter kita distribusikan ke masyarakat. Dan ini akan terus bergerak melihat situasi dan kondisi di wilayah kita,” ucap Luthfi.