Jumat 02 Oct 2026 17:57 WIB

Bocah SD di Pemalang Tewas Dipukuli Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

Jika ditemukan adanya unsur pidana, maka akan diproses sesuai prosedur hukum.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
ilustrasi jenazah. Seorang bocah SD di Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia diduga usai dipukuli kakak kelasnya.
Foto: Antara/Bima
ilustrasi jenazah. Seorang bocah SD di Pemalang, Jawa Tengah, meninggal dunia diduga usai dipukuli kakak kelasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, PEMALANG -- Siswa kelas 2 di SDN 1 Kebondalem di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng), berinisial MHA (7 tahun) meninggal dunia diduga akibat mengalami perundungan fisik oleh kakak kelasnya. Saat ini Polres Pemalang tengah menyelidiki kasus tersebut. 

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan dugaan perundungan dari keluarga MHA. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan serta melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait," ucapnya, Jumat (2/10/2026). 

Baca Juga

Faizal menjelaskan, untuk memastikan penyebab kematian, tim dari Biddokkes Polda Jateng, telah melakukan autopsi terhadap jasad MHA. Hasil autopsi nantinya akan menjadi petunjuk bagi kepolisian dalam proses penyelidikan.

“Jika ditemukan adanya unsur pidana, maka akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Faizal.

MHA meninggal dunia pada Rabu (30/9/2026). Sebelumnya dia sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD Dr M. Ashari Pemalang, dimulai sejak 17 September 2026. MHA sudah sempat pulang. Namun tiga hari kemudian, saat hendak dibawa kembali ke rumah sakit, MHA meninggal dunia.

Berita Lainnya

Rekomendasi