Sabtu 25 Mar 2023 09:27 WIB

5.000 Takjil Dibagikan ke Mahasiswa UMY Tiap Hari Selama Ramadhan

Menu takjil yang dibagikan adalah menu makanan berat.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Mahasiswa antre mengambil takjil gratis di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Mahasiswa antre mengambil takjil gratis di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Bantul, DI Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali melakukan tradisi pembagian takjil gratis setiap harinya selama bulan puasa. Berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah takjil yang dibagikan pada Ramadhan 2023 sebanyak 5.000 porsi takjil.

Antusiasme mahasiswa cukup tinggi, hal itu dibuktikan dengan padatnya antrean kendaraan bermotor yang mengantri untuk mengambil takjil. Sedangkan bagi mahasiswa yang tidak membawa kendaraan, UMY juga menyediakan takjil bagi pejalan kaki yang sudah dipersiapkan di Masjid KH Ahmad Dahlan.

"Kami sudah menyiapkan 5.000 takjil setiap harinya, dengan sistem pembagian yaitu 3.500 secara drive thru dan 1.500 kami bagikan di masjid yang juga sekaligus dapat mengikuti pengajian menjelang berbuka," kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto.

 

Ia pun mengaku senang dapat menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan dengan mahasiswa selama Ramadhan. Dikatakan, pembagian takjil gratis ini juga atas dasar permintaan mahasiswa sekaligus bentuk rasa syukur UMY telah melalui pandemi Covid-19.

"Ini akan terus kami lakukan hingga akhir bulan Ramadhan, sebagai rasa syukur kami karena selama pandemi kemarin tidak ada korban dari pihak mahasiswa kami hingga kini situasi sudah kembali normal," ujarnya.

Gunawan juga menambahkan menu takjil yang dibagikan adalah menu makanan berat, dan seluruh proses persiapannya melibatkan lebih dari 80 relawan yang bertugas untuk mengawasi menu, kemasan hingga tahap pendistribusian kepada mahasiswa.

Selain pembagian takjil gratis, UMY juga menyelenggarakan berbagai kegiatan lain selama bulan Ramadhan. Berbagai kajian rutin dilakukan selepas zuhur dan menjelang berbuka, juga diadakannya tadarus bersama setelah shalat Tarawih berjamaah di Masjid KH Ahmad Dahlan.

Diharapkan agar mahasiswa dapat bergembira di bulan Ramadhan dengan adanya kegiatan ini. "Kami selalu menginginkan agar mahasiswa dapat bergembira, sejahtera dan sehat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan. Semoga ini menjadi salah satu momen yang dapat mempererat rasa kekeluargaan seluruh civitas academica di UMY," ungkap dia.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement