Jumat 31 Mar 2023 15:58 WIB

Harga Pangan Melonjak, DPRD DIY Minta Pemda Gelar Operasi Pasar

Proses operasi pasar harus diprioritaskan di titik-titik strategis di kecamatan.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Warga berbelanja sembako di Pasar Beringharjo, Yogyakarta (ilustrasi).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Warga berbelanja sembako di Pasar Beringharjo, Yogyakarta (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ramadhan sudah berjalan lebih  satu pekan, dan beberapa harga komoditas pangan mulai mengalami kenaikan. Ketua Komisi B DPRD DIY, Andriana Wulandari mengatakan, harga telur hingga daging mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pihaknya pun sudah melakukan pemantauan ke beberapa pasar tradisional terkait kenaikan harga di Ramadhan ini. Ia menekankan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah, meski kenaikan bahan pokok saat Ramadhan merupakan fenomena tahunan.

Menurutnya, operasi pasar perlu dilakukan segera untuk stabilisasi harga pangan.“Pemda perlu segera melakukan operasi pasar, harga akan lebih terkendali apabila pasokan barang ditambah. Pemda harus hadir secara nyata, mohon OPD untuk segera melakukan operasi pasar,” kata Andriana, Jumat (31/3/2023).

Ia menjelaskan, kenaikan harga bahan pokok mulai dikeluhkan masyarakat, termasuk pedagang. Dengan begitu, ia menilai upaya stabilisasi harga dengan operasi pasar penting dilakukan.

 

Ia juga menyebut proses operasi pasar harus diprioritaskan di titik-titik strategis di tingkat kecamatan dengan jumlah warga miskin yang masih banyak. Selain itu, proses pengadaannya juga diminta sedapat mungkin menyerap hasil produksi petani dan peternak lokal, sehingga terbangun simbiosis mutualisme.

“Saya berharap, proses pengadaan bahan operasi pasar sedapat mungkin juga menyerap dari hasil para petani dan peternak lokal. Ini praktik nyata kemitraan ekonomi, sekaligus menjalankan misi stabilisasi harga,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan operasi pasar sebelumnya sudah dilakukan di DIY menjelang Ramadhan. Seperti oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, yang menggelontorkan 30 ton bahan pokok untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan pangan.

Di pekan pertama Ramadhan, Pemkot Yogyakarta juga mencatat terjadi kenaikan di beberapa komoditas seperti cabai, telur ayam, hingga bawang merah. Tercatat harga untuk telur ayam mencapai Rp 31 ribu per kilogram di pekan pertama Ramadhan.

Pada komoditas cabai rawit merah, harganya mencapai Rp 75 ribu, yang mana naik dari sebelumnya Rp 65 ribu per kg. Untuk bawang merah, harganya mencapai Rp 28 ribu per kg, dan daging ayam broiler sekitar Rp 33 ribu per kg.

Selain itu, komoditas beras medium Rp 11.300 per kg, gula pasir Rp 13.500 per kg, dan daging sapi Rp 130 ribu per kg. Kenaikan ini merupakan pola tahunan saat naiknya permintaan masyarakat, bahkan Pj Wali Kota Yogyakarta, Sumadi, menilai kenaikan ini masih terkendali.

“Memang ini hukum ekonomi, ada banyak permintaan karena kebutuhan. Tapi jangan panik, yang biasa saja,” kata Sumadi belum lama ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement