Rabu 24 May 2023 10:18 WIB

Khofifah Lepas Kloter Pertama Jamaah Haji Embarkasi Surabaya

Khofifah pun mendoakan agar para tamu Allah tersebut diberi kemudahan.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fernan Rahadi
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Harlah Muslimat NU ke-77 di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2023).
Foto: Republika/Arie Lukihardianti
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai wartawan usai menghadiri acara Harlah Muslimat NU ke-77 di Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan ratusan jamaah haji Embarkasi Surabaya, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama. Sebanyak 445 jamaah haji dan lima orang petugas haji yang diberangkatkan berasal dari Kabupaten Bangkalan.

Khofifah menjelaskan, dari keseluruhan jamaah, jumlah jamaah yang usianya 75 tahun ke atas sebanyak 28 orang. Kepada jamaah, Khofifah menekankan pentingnya perhatian ekstra atas jamaah lanjut usia. Terlebih dengan menjaga kesehatan agar terhindar dari varian Covid-19 MERS.

Baca Juga

"Tadi saya komunikasi dengan dokter karena ada yang menurut saya perlu pendampingan. Saya juga koordinasikan dengan dr Herlin, Dirut RSU Haji, agar memungkinkan diberikan obat-obat yang masih dibutuhkan," kata Khofifah, Rabu (24/5/2023).

Khofifah juga mengingatkan agar jamaah selalu mengenakan masker mengingat adanya varian Covid-19 MERS yang perlu diwaspadai. Khofifah mengaku, berbagai usaha telah dimaksimalkan untuk memastikan kelancaran ibadah haji jamaah.

 

"Semuanya memberikan doa kepada panjenengan mudah-mudahan sehat dalam melaksanakan ibadah haji dan dimudahkan semua urusan olehAllah SWT," ujarnya.

Khofifah pun mendoakan agar para tamu Allah tersebut diberi kemudahan dalam setiap proses ibadah haji. Mulai saat perjalanan di pesawat, ziarah ke roudhoh, melaksanakan umroh, saat di Arafah, saat di Muzdalifah, saat di Mina, saat jamarat, hingga tawaf ifadah.

Ia juga meminta agar jamaah haji senantiasa mendoakan daerahnya. "Mohon doa ketika panjenengan di berbagai tempat mustajabah, doakan kami masyarakat Jawa Timur dan bangsa Indonesia selalu aman, damai, dan penuh barokah," kata dia.

Tenaga Ahli Menteri Agama, H Hasanuddin Ali, berpesan agar jamaah haji selalu memperhatikan aspek kesehatan. Ia berpesan agar jamaah tidak terlalu memaksakan dalam beraktivitas, termasuk beribadah sunah. Terlebih dengan kondisi cuaca di Arab Saudi yang saat ini berkisar antara 40-45 derajat Celsius.

Hasanuddin Alimengatakan, pemerintah telah menyiapkan petugas untuk memberikan layanan kesehatan bagi jamaah. Maka itu, jamaah diminta untuk tidak sungkan berkonsultasi apabila ada keluhan. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement