Rabu 07 Jun 2023 08:37 WIB

Ini yang Harus Dilakukan Calhaj Saat Hadapi Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Penting untuk saling mengingatkan agar tidak kelelahan.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Suasana di sekitar Masjid Nabawi, Madinah.
Foto: Republika TV/Agung Sasongko
Suasana di sekitar Masjid Nabawi, Madinah.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman, Khamidah Yuliati, membekali sejumlah calon jamaah haji dalam menghadapi cuaca panas di Arab Saudi. Ia mengimbau agar para calon jamaah haji untuk memperbanyak minum air putih.

"Pokoknya jangan sampai telat minum, sering minum meskipun tidak haus. Kalau sudah berasa haus berarti itu sudah dehidrasi," katanya, Selasa (6/6/2023).

Yuli juga meningatkan pentingnya penggunaan masker. Ia berharap para calon jamaah disiplin menggunakan masker selama di Tanah Suci.

"Masker jangan lepas meskipun di sini boleh lepas masker gitu ya, tapi sebetulnya masker itu kebiasaaan yang baik untuk tidak dilepas kalau di sana. Karena debu itu tidak begitu keliatan, kalau di sini kan keliatan berasa, di sana itu tahu-tahu perih gitu," ujarnya.

Kemudian Yuli juga menyarankan agar para jamaah membawa handuk atau kain lembut. Handuk/kain tersebut digunakan untuk melindungi tengkuk dari cuaca panas. "Kemudian maskernya juga boleh dibasahi. Nanti akan kering sendiri soalnya," ungkap dia.

Selain itu, ia juga mengimbau baik jamaah laki-laki maupun perempuan untuk menggunakan sunblock dan lipgloss. "Meskipun bapak-bapak, saya minta untuk pakai lipgloss, bukan berarti kecentilan gitu ya, supaya kulitnya tidak kering saja tidak pecah," kata dia.

Selain itu, ia juga mengimbau agar para jamaah bisa saling menguatkan satu sama lain, khususnya kepada jamaah lansia. Menurutnya penting untuk saling mengingatkan agar tidak kelelahan.

"Ya intinya memang harus saling menguatkan satu sama lain gak boleh masing-masing individualis nggak boleh. Karena kan mereka juga tidak dengan pendamping keluarga, pendampingnya ya saudara-saudara yang ketemu dalam satu grup itu. Intinya pesan ke mereka satu, jangan sampai kelelahan karena tidak bisa memanage diri sendiri, artinya harus saling mengingatkan satu di antara yang lain supaya tidak kelelahan," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement