Jumat 06 Oct 2023 12:53 WIB

Target Konsumsi Ikan Naik, Bantul Galakkan Gerakan Konsumsi Ikan

Mengonsumsi ikan dinilai sangat berpengaruh dalam menurunkan stunting.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Ikan) Kabupaten Bantul menguatkan koordinasi bersama.
Foto: Dokumen
Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Ikan) Kabupaten Bantul menguatkan koordinasi bersama.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Target konsumsi ikan di Kabupaten Bantul, DIY, pada 2023 naik menjadi 31,3 kg per kapita. Adapun pada 2022, angka konsumsi ikan sebesar 31,1 kg per kapita selama satu tahun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul Istriyani menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan tambahan ketersediaan ikan sebanyak 200 ton, dengan kebutuhan total 31.300 ton per tahun.

"Dengan begitu, dibutuhkan tambahan ketersediaan ikan 200 ton, dengan kebutuhan total 31.300 ton per tahun. Sementara itu, produksi perikanan dari perikanan budi daya dan tangkapan ikan di laut dan perairan umum sebesar 14 ribu ton sehingga masih ada kekurangan ikan 19 ribu ton perlu didatangkan dari luar Bantul,” kata Istriyani, Jumat (6/10/2023).

Dalam Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Ikan) Kabupaten, Kamis (5/10/2023), ia menyampaikan, demi memenuhi target tersebut, diperlukan upaya peningkatan produksi perikanan dengan cara-cara yang intensif.

Selain itu, selalu diupayakan mengajak masyarakat untuk mengonsumsi ikan dan membiasakan makan ikan dalam menu sehari-hari dalam keluarga, karena ikan adalah sumber protein hewani terbaik.

Ketua Forikan Bantul Emi Masruroh Halim mengimbau agar peningkatan konsumsi ikan harus digalakkan di 2023 ini. Sebagai Tim Forikan Bantul, harus bisa memulai dan menyukseskan program Gemarikan Bantul.

"Kita harus mengajak semua lapisan masyarakat untuk lebih mengenal ikan dan menyukai ikan, dengan banyak kandungan gizi ikan dan banyak manfaatnya. Selain mencerdaskan, konsumsi ikan sangat berpengaruh dalam menurunkan stunting di Kabupaten Bantul,” ujar Emi.

Acara yang juga dihadiri oleh Asosiasi PPJI serta pelaku usaha pengolah dan pemasar ikan di Bantul ini ditutup dengan demo masak olahan ikan oleh salah satu dosen AMPTA Yogyakarya, Chef Hermawan Prasetyanto.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement