Ahad 29 Oct 2023 11:56 WIB

Innalillahi, Anggota DPD RI Cholid Mahmud Tutup Usia

Almarhum merupakan seorang pendakwah Islam yang sangat konsisten.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Anggota DPD RI, Cholid Mahmud.
Anggota DPD RI, Cholid Mahmud.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Anggota DPD RI, Cholid Mahmud meninggal dunia, Ahad (29/10/2023). Wakil Ketua DPRD DIY dari Fraksi PKS, Huda Tri Yudiana mengatakan, almarhum sudah sakit sejak lama.

Almarhum diketahui sudah menjalani cuci darah sejak 2015 lalu. Meski begitu, Huda menyebut kondisinya itu tidak menghalanginya untuk melaksanakan tugasnya sebagai anggota DPD RI.

"Ustaz Cholid sakit dan harus cuci darah sejak 2015, beliau jalani dengan tegar dan sabar. Sakit beliau tidak menghalangi dakwah dan ketugasan beliau sebagai anggota DPD RI," kata Huda, Ahad (29/10/2023).

Bahkan, Huda menyebut sempat menemani almarhum melalukan cuci darah di rumah sakit pekan kemarin. Saat itu, almarhum juga menyampaikan pesan-pesan yang mendalam terkait keikhlasan dan perjuangan kepadanya.

"Terakhir saya pekan lalu menemani beliau cuci darah di RS. Pesan-pesan beliau seperti biasa, sangat mendalam tentang pentingnya keikhlasan dalam perjuangan. Rupanya itu pertemuan saya yang terakhir dengan ustaz, semoga beliau khusnul khatimah, dan dipertemukan di surga-Nya nanti," ujarnya.

Huda juga menyebut bahwa almarhum merupakan seorang pendakwah Islam yang sangat konsisten. Dakwah almarhum, katanya, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi dengan semua perilaku beliau.

"Yang sangat kuat dari Ustaz Cholid Mahmud adalah keteguhan dalam memegang prinsip. Beliau selalu menekankan pada kami, untuk mencapai cita-cita yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik dan terhormat," ungkap dia.

Menurutnya, almarhum juga merupakan seorang guru dan sosok panutan. "Beliau membimbing kami semua sejak mahasiswa. Beliau adalah sosok yang penuh keteladanan," jelas Huda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement