Jumat 17 Nov 2023 11:47 WIB

BMKG: Waspadai Hujan Petir Siang-Sore Ini di DIY

Hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Hujan lebat mengakibatkan genangan air/ilustrasi
Foto: wikipedia
Hujan lebat mengakibatkan genangan air/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) YIA kembali memprediksi bahwa pada Jumat (17/11/2023) ini akan kembali terjadi hujan dengan intensitas lebat. Namun, diperkirakan bahwa hujan akan disertai dengan petir.

BMKG Stamet YIA menyebut bahwa potensi hujan petir ini tidak terjadi di seluruh wilayah DIY. Namun hanya di sebagian wilayah DIY yakni di Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulonprogo bagian utara. "Kondisi ini akan terjadi siang hingga sore hari," kata BMKG Stamet YIA.

Untuk itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir ini. Terutama masyarakat di wilayah-wilayah yang masuk dalam potensi bahaya.

"Peringatan dini, waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman dan Kulon Progo bagian utara," ujarnya.

Sementara itu, potensi hujan ringan juga diperkirakan terjadi di wilayah lainnya di DIY pada siang hingga sore hari ini. Potensi hujan dengan intensitas ringan tersebut diperkirakan terjadi di Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul bagian utara, dan Kabupaten Gunungkidul bagian utara.

"Sedangkan pada malam hari berawan, dengan suhu udara hari ini mencapai 22-32 derajat Celcius dan kelembaban udara mencapai 65-95 persen," ungkap BMKG Stamet YIA.

Terkait dengan arah angin, dikatakan bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan maksimum 22 kilometer per jam. Untuk itu, diperkirakan tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY berkisar antara 1,25 meter hingga 2,5 meter.

"Artinya tinggi gelombang laut masuk dalam kategori sedang," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement