Selasa 21 Nov 2023 15:30 WIB

Rektorat Tegaskan tak Larang Anies Datang ke UGM

UGM meminta panitia penyelenggara studium generale memberikan klarifikasi.

Kampus UGM Yogyakarta.
Foto: Yusuf Assidiq
Kampus UGM Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Sekretaris Universitas, Andi Sandi, menegaskan bahwa UGM tidak pernah melarang Anies Baswedan untuk datang dan mengisi acara Indonesian Future Stadium Generale di Magister Manajemen (MM) UGM, Jumat (17/11/2023). Sandi justru menilai panitia acara tersebut melakukan kesalahan sehingga seolah-olah terdapat diskusi via Whatsapp yang memperlihatkan larangan dari Rektorat UGM mengenai kehadiran Anies Baswedan dalam kegiatan tersebut.

"Setelah kami telusuri, panitia entah apa tujuannya memberi nama Rektorat pada profil WA staf Magister Manajemen (UGM) yang meminjamkan tempat acara Studium Generale," papar Sandi dalam pernyataan resmi UGM, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga

Sandi menambahkan sejauh ini pihaknya juga telah mempertemukan antara pengelola gedung MM UGM dengan Polda DIY. Ditegaskan bahwa pihak Polda DIY juga tidak pernah mengeluarkan statemen larangan Anies untuk datang ke UGM.

Menurut Sandi acara tersebut bukan acara resmi UGM, tetapi hanya meminjam tempat saja yakni di MM UGM. Ia menegaskan bahwa Rektorat UGM sama sekali tidak melarang Anies untuk datang ke UGM apalagi menjadi pembicara acara ilmiah. "Anies kan juga keluarga UGM dan acara tetap berjalan lancar kemarin," katanya.

 

UGM juga terbuka untuk siapa pun capres yang akan hadir di UGM. Ini terbukti dengan terlaksananya dialog kebangsaaan beberapa waktu lalu yang menghadirkan tiga capres, Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Sandi mengatakan UGM memiliki SOP terkait kedatangan capres/cawapres ke UGM menjalang Pemilu 2024. Jika konteksnya kampanye mereka harus diundang oleh UGM, dengan peserta mahasiswa UGM serta dilarang memobilisasi massa dan membawa alat peraga kampanye.

Dengan mencuatnya kasus ini terutama di media sosial, UGM meminta panitia penyelenggara memberikan klarifikasi."Ini sebagai proses belajar. Apalagi salah satu panitia penyelenggaranya yaitu M Khalid juga alumnus UGM," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement