Senin 04 Dec 2023 01:49 WIB

Indonesia Petik Pelajaran Berharga Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17

Ini momentum untuk memajukan olahraga sepak bola di Tanah Air.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Yusuf Assidiq
Penyelenggaraan Piala Dunia U17 di Indonesia (ilustrasi)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Penyelenggaraan Piala Dunia U17 di Indonesia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, merasa puas dengan gelaran Piala Dunia U17 2023 di Indonesia. Ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik Indonesia dari kejuaraan level dunia ini.

Budi Arie menyebut, pengalaman menghelat Piala Dunia U17 2023 bisa menjadi modal berharga untuk menggelar hajatan-hajatan level serupa di masa depan, termasuk salah satunya menjadi tuan rumah Piala Dunia level senior.

“Piala Dunia U17 2023 ini menjadi pelajaran bahwa kita sebagai negara mampu menyelenggarakan event kelas dunia,” kata Budi Arie dalam sesi konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 2023 di Hotel Solia ZIgna Kampung Batik, Solo.

"Kejuaraan level dunia seperti ini pasti mengangkat nama kita karena sudah pernah menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia, walaupun levelnya masih U17. Bukan tidak mungkin suatu saat kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia yang senior,” imbuhnya.

 

Selain pengalaman menjadi tuan rumah yang dianggap sukses, Budi juga menyebut kejuaraan ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memajukan dunia kulit bundar di Tanah Air.

“Kita memang harus belajar dari kejuaraan ini. Memang masih banyak kendala dan tantangan, tapi kita harus optimistis suatu saat prestasi sepak bola kita akan meningkat dan juga kesiapan kita sebagai tuan rumah juga sudah diuji. Kita melakukannya dengan baik,” kata dia.

Lelaki berusia 54 tahun ini juga berpesan kepada publik agar menghentikan tindakan perundungan yang menyasar para pemain Timnas Indonesia setelah gagal melaju ke fase gugur Piala Dunia U17 2023.

“Sayang sekali Timnas Indonesia U17 gagal lolos fase grup. Namun, semangat yang sudah diperlihatkan para pemain memang luar biasa. Saya minta tolong, para pemain kita jangan terus-terusan di-bully,” ujarnya.

“Saya mengimbau juga kepada para netizen. Ini kan para pemain muda, kalau dirundung di medsos nanti mentalnya jatuh. Apalagi mereka masih sangat muda, kariernya masih sangat panjang untuk bisa membela bangsa dan negara di event-event yang akan datang,” tambahnya.

Budi juga merasa puas dengan jumlah kehadiran penonton di Piala Dunia U17 2023. Menurutnya, selama kejuaraan ini berlangsung, Indonesia telah mampu memenuhi average attendance yang diberikan oleh FIFA.

“Kita lihat saja nanti di partai final, saya optimistis masyarakat kita masih ingin menonton final antara dua tim yang betul-betul jagoan, Jerman dan Prancis. Jangan berkecil hati soal penonton, karena kita sudah melampaui target FIFA,” kata dia.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement