Kamis 07 Dec 2023 14:50 WIB

Minta Doa Restu Muslimat NU, Khofifah Bakal Maju Lagi di Pilgub Jatim 2024

Khofifah turut memamerkan sejumlah prestasi yang diraih selama memimpin Jatim.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yusuf Assidiq
Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa.
Foto: ANTARA/Prasetia Fauzani
Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, memohon doa dari anggotanya untuk kembali maju pada kontestasi Pilgub Jatim 2024. Permohonan doa restu tersebut disampaikan Khofifah dalam acara Dzikir, Sholawat, dan Doa bersama menyongsong Hari Ibu 2023 yang digelar PW Muslimat NU Jatim di JX Internasional Surabaya, Kamis (7/12/2023).

"Saya pamitan periode pertama, mohon maaf lahir batin. Jika panjengen paringi doa dan paringi dukungan, saya insya Allah dengan doa dan dukungan panjenengan akan maju pada periode kedua lagi," katanya.

Pernyataan Khofifah itu pun langsung disambut tepuk tangan anggota Muslimat NU Jatim yang menghadiri acara. Khofifah merasa perlu memohon doa restu Muslimat karena keterpilihannya sebagai gubernur Jatim periode 2019-2023 juga tak lepas peranan Muslimat NU.

Di hadapan anggota Muslimat NU, Khofifah turut memamerkan sejumlah prestasi yang diraihnya selama memimpin Jatim. Di mana Khofifah merasa telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal itu dibuktikan dengan penurunan angka kemiskinan ekstrem. "Artinya, makin banyak masyarakat lepas dari kemiskinan ekstrem, dari 4,4 persen jadi 0,82 persen," ujarnya.

Selain itu, lanjut Khofifah, jumlah desa mandiri juga menjadi yang tertinggi secara nasional. Tercatat, saat ini terdapat 2.800 desa mandiri di Jatim.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement