Selasa 13 Feb 2024 06:37 WIB

Warga DIY Diminta Waspada Dampak Hujan Lebat Beberapa Hari ke Depan

Hujan lebat disertai petir dan angin kencang dapat memicu pohon tumbang.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Hujan lebat (ilustrasi).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Hujan lebat (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut beberapa hari kedepan wilayah DIY masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat. Potensi tersebut diperkirakan dapat terjadi pada 13-15 Februari 2024.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono mengatakan, potensi hujan lebat dapat disertai petir dan angin kencang. Hal ini dapat memicu pohon tumbang, bahkan bencana hidrometeorologi.

Untuk itu, masyarakat diharapkan mewaspadai dampak yang bisa ditimbulkan oleh kondisi cuaca tersebut di DIY dalam beberapa hari kedepan.

"Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dapat memicu pohon tumbang/patah. Dan waspada hujan ringan hingga sedang, namun dengan durasi panjang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor," kata Warjono, Senin (12/2/2024).

 

Disampaikan Warjono, pada 13 Februari diperkirakan potensi hujan lebat dapat terjadi di Kabupaten Sleman bagian utara, Kabupaten Kulon progo bagian utara, dan Kabupaten Gunungkidul bagian utara.

"Tanggal 14 dan 15 potensi hujan sedang-lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Sleman bagian utara, dan Kulon Progo bagian utara," jelas Warjono

Warjono menuturkan, prediksi kondisi cuaca hujan lebat dalam beberapa hari ke depan di DIY berdasarkan pada analisis dinamika atmosfer terkini. BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi adanya pusat tekanan rendah di wilayah Australia bagian utara.

Selain itu, pihaknya juga mengamati adanya pola pertemuan angin (konvergensi) di sepanjang Pulau Jawa dan belokan angin (shearline) di barat daya Pulau Jawa. Sementara itu, hasil analisis profil vertikal kelembaban udara di wilayah DIY pada ketinggian 1,5–3,0 kilometer (level 850-700 mb) berkisar antara 70–95 persen (basah).

"Kondisi ini meningkatkan peluang hujan sedang-lebat di beberapa wilayah DIY bagian utara, terutama pada saat siang–sore hari," ungkapnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement