Jumat 23 Feb 2024 14:31 WIB

Bulog Banyumas Lanjutkan Distribusi Bantuan Beras Alokasi Februari

Sejauh ini, bantuan pangan beras alokasi Februari baru tersalurkan sekitar 47 persen.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Warga membawa bantuan pangan berupa beras.
Foto: ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
(ILUSTRASI) Warga membawa bantuan pangan berupa beras.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO — Perum Bulog melanjutkan pendistribusian bantuan pangan beras alokasi Februari 2024 di wilayah Banyumas Raya, Jawa Tengah. Penyaluran bantuan dari cadangan beras pemerintah (CBP) itu sempat dihentikan sementara menjelang Pemilu 2024 lalu. 

“Awal pekan ini, penyaluran bantuan pangan sudah kami lakukan kembali di wilayah Banyumas Raya, yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara,” kata Pimpinan Cabang Bulog Banyumas, Rasiwan, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga

Hingga kini, Rasiwan mengatakan, pendistribusian bantuan beras alokasi Februari di wilayah Banyumas Raya sudah mencapai 3.620 ton atau sekitar 47 persen dari total bantuan 6.928,44 ton.

Adapun untuk alokasi Januari lalu, menurut Rasiwan, penyalurannya sudah seratus persen, yang ditujukan bagi 692.844 keluarga penerima manfaat (KPM). Di mana masing-masing KPM menerima bantuan beras 10 kilogram. “Jumlah penerima bantuan pangan di Banyumas Raya naik menjadi 692.844 KPM,” kata dia.

 

Rasiwan mengatakan, ada penambahan 36.944 KPM penerima bantuan pangan beras pada 2024 ini dibandingkan tahun lalu. Menurut dia, penyaluran bantuan pangan dari CBP ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah. Terlebih, harga beras di pasaran tengah mengalami kenaikan. 

“Selain untuk bantuan pangan, beras CBP juga kami salurkan melalui kegiatan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Sejak awal Januari 2024 hingga saat ini, kami sudah menggelontorkan lebih dari 2.000 ton beras untuk kegiatan SPHP,” kata Rasiwan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement