Rabu 28 Feb 2024 21:50 WIB

Tim Badminton Indonesia Terbang ke Eropa Diperkuat Psikolog, Ahli Gizi Hingga Analis

Ricky Soebagdja yang memimpin langsung menyampaikan kesiapan Anthony Ginting cs.

Rep: Fitrianto/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melakukan pemanasan saat mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Bulu tangkis di PBSI Cipayung, Jakarta, Selasa (27/2/2024). PBSI menyiapkan pebulu tangkis Indonesia untuk menghadapi dua turnamen terdekat, yakni French Open dan All England Open 2024 pada Maret 2024.
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melakukan pemanasan saat mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Bulu tangkis di PBSI Cipayung, Jakarta, Selasa (27/2/2024). PBSI menyiapkan pebulu tangkis Indonesia untuk menghadapi dua turnamen terdekat, yakni French Open dan All England Open 2024 pada Maret 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang French Open dan All England 2024 terbang ke Eropa sore dan malam hari ini (28/2/2024). Tujuan pertama adalah negeri Perancis.

Rombongan besar yang terdiri dari sebagian atlet, pelatih dan tim support berangkat melalui bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada pukul 17.40 WIB dengan pesawat Emirates Airlines EK357. Sementara Gregoria Mariska Tunjung, Bagas Maulana, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin baru berangkat malam nanti pukul 21.40 WIB menggunakan Turkish Airlines TK57.

Baca Juga

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja yang memimpin langsung  menyampaikan kesiapan Anthony Ginting cs.

"Tim kita sudah siap bertanding, melihat persiapan yang cukup matang dan kondisi anak-anak baik. Jadi bagaimana nanti mereka bersaing di sana karena persaingan di level Super 750 dan Super 1000 sangat ketat. Hari ini perjalanan panjang, saya berpesan untuk tetap menjaga kondisi dan banyak minum air putih," kata Ricky saat ditemui Tim Humas dan Media PP PBSI di bandara Soekarno-Hatta.

 

"Dari selesai Indonesia Masters memang sudah diprogramkan, ada waktu lumayan panjang kurang lebih empat minggu. Latihan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan, penanganan cedera dan kelelahan. Semua kita maksimalkan," tambah Ricky.

Ricky menjelaskan bahwa peran tim ad hoc yang sudah mulai bekerja di Daihatsu Indonesia Masters 2024 lalu berlanjut ke rangkaian turnamen kali ini. PBSI membawa Lilik Sudarwati (psikolog olahraga), Nanang Kesuma (performa analisis) dan Paulina Toding (dokter gizi) demi membantu meningkatkan performa atlet di lapangan.

"Kami juga mengajak psikolog, performa analisis dan dokter gizi sebagai bagian dari program tim ad hoc PBSI. Tujuannya sudah pasti untuk menunjang dan menjaga performa atlet di lapangan," ujar Ricky.

"Kalau menurut saya pos-pos ini cukup krusial di saat-saat seperti ini. Sangat dibutuhkan pendampingan-pendampingan seperti ini. Dimana dari evaluasi kita terus-menerus, apa yang dikeluhkan, apa yang dirasakan kita coba siapkan dan penuhi semua," kata Ricky.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement