Rabu 07 Jan 2026 20:22 WIB

Pemkot Semarang Belum Deteksi Penyebaran Super Flu

Super flu pada dasarnya merupakan virus influenza tipe A.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Karta Raharja Ucu
Super flu. Pemkot Semarang belum mendeteksi super flu.
Foto: Dok. Freepik
Super flu. Pemkot Semarang belum mendeteksi super flu.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam, memastikan pihaknya belum menemukan kasus influenza A (H3N2) subclade K atau "super flu". Dia meminta warga Kota Semarang tak panik menanggapi adanya penyebaran super flu. 

"Alhamdulillah sampai detik ini beberapa sampel yang kami kirim ke laboratorium tingkat nasional tidak ada yang masuk subclade K," kata Hakam ketika diwawancara pada Selasa (6/1/2026). 

Dia menerangkan, super flu mulai terdeteksi di Tanah Air pada Agustus 2025. Namun Hakam menyebut hingga kini Kota Semarang belum menemukan kasus tersebut. 

Menurut Hakam, super flu pada dasarnya merupakan virus influenza tipe A, sama seperti flu musiman yang umum terjadi di masyarakat. “Super flu itu sebetulnya sama dengan influenza tipe A, sama persis. Yang membedakan adalah subclade K-nya. Jadi variannya tetap tipe A, hanya subclade-nya saja yang K,” ucapnya. 

Hakam mengakui, penyebaran super flu lebih cepat dibandingkan flu pada umumnya. "Tetapi angka rawat inap dan mortalitasnya ternyata tidak tinggi," ujarnya. 

Dia menerangkan, pencegahan penularan super flu tidak berbeda dengan influenza pada umumnya. "Kalau flu, istirahat di rumah, jangan bertemu orang dulu, makan dan minum yang bergizi. Kalau demam, minum obat penurun panas. Kalau belum sembuh, silakan ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit,” katanya.

Hakam menambahkan, vaksinasi influenza tetap efektif untuk mencegah penularan. Dia mengatakan, influenza merupakan penyakit akibat virus sehingga tidak memerlukan antibiotik.

“Kalau tenggorokan mulai sakit dan flu, hentikan aktivitas. Bed rest di rumah, makan yang segar-segar, me time. Itu penting untuk meningkatkan imunitas," ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement