REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Presiden Prabowo Subianto akan menyumbangkan 36 sapi dengan berat masing-masing satu ton untuk dikurbankan di 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Hal itu diungkap Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jateng, Defransisco Dasilva Tavares atau Frans.
Frans mengungkapkan, ketersediaan sapi dan kambing di Jateng memadai untuk memenuhi kebutuhan kurban pada Idul Adha tahun ini. Dalam catatan Distanak Jateng, kebutuhan sapi untuk kurban tahun ini diperkirakan sebanyak 135.772 ekor. Sementara stok sapi yang tersedia 172.172 ekor.
Sementara kebutuhan kambing kurban tahun ini diprediksi mencapai 336.096 ekor. Sementara ketersediannya berjumlah 580.963 ekor. Frans mengatakan, stok kerbau dan domba di Jateng juga memadai untuk memenuhi permintaan kurban.
Dia menambahkan, khusus sapi, Jateng juga bakal menerima sumbangan 36 sapi dari Presiden Prabowo Subianto. "Presiden memberikan ke setiap kabupaten/kota satu ekor dengan kualifikasi satu sapi beratnya minimal satu ton. Itu sudah sudah ada 36," kata Frans ketika diwawancara, Jumat (15/5/2026).
"Jadi satu kabupaten/kota satu ekor plus provinsi satu ekor. Rencananya nanti akan diserahkan oleh Pak Presiden di Grobogan pada tanggal 27 Mei 2026," tambah Frans.
Dia menjelaskan, menjelang Idul Adha, pihaknya pun mengintensifkan pemeriksaan hewan-hewan ternak, khususnya sapi. Hal itu guna memastikan sapi aman dan tidak terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Jadi pendekatannya kita datangi peternak-peternak sapi, baik kecil maupun besar, untuk ngecek. Dengan skema seperti ini, kalau ada sesuatu, langsung kami tangani. Maka kami harus aktif mendatangi," ujar Frans.
Menurut Frans, menjelang Idul Adha, PMK memang berisiko menyebar. Hal itu karena adanya aktivitas mendatangkan dan mengirimkan hewan ternak lintasdaerah.