Selasa 09 Mar 2021 14:40 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Masker di Pasar Tradisional Didorong

Lingkungan pasar tradisional setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq
Petugas gabungan Polsek dan Koramil Tengaran melaksanakan edukasi dan sosialisasi sekaligus pembagian masker kepada masyarakat yang beraktifitas di Pasar Kembangsari, Kecamatan Tengah, Kabupaten Semarang, Senin (8/3). Kepatuhan warga pasar untuk menegakkan disiplin pemakaian masker dalam mencegah munculnya klaster pasar tradisional masih harus didorong.
Foto: istimewa
Petugas gabungan Polsek dan Koramil Tengaran melaksanakan edukasi dan sosialisasi sekaligus pembagian masker kepada masyarakat yang beraktifitas di Pasar Kembangsari, Kecamatan Tengah, Kabupaten Semarang, Senin (8/3). Kepatuhan warga pasar untuk menegakkan disiplin pemakaian masker dalam mencegah munculnya klaster pasar tradisional masih harus didorong.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Tingkat kepatuhan warga, baik pedagang maupun pengunjung pasar tradisional, dalam menegakkan disiplin pemakaian masker masih harus terus didorong. Hal ini penting dilakukan guna meminimalkan munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan pusat kegiatan perekonomian warga tersebut.

Hal itu terungkap dalam aksi simpatik edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sekaligus pembagian masker, yang dilaksanakan anggota Polsek Tengaran, di lingkungan Pasar Kembangsari, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Petugas gabungan Polsek Tengaran, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang, serta aparat Koramil setempat, melaksanakan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional tersebut.

Kapolsek Tengaran, Iptu Sungkowo mengatakan, upaya itu dalam rangka mendorong kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan di sejumlah pusat kegiatan masyarakat. Termasuk di lingkungan pasar tradisional yang setiap hari menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti Pasar Kembangsari.

“Aparat gabungan setiap hari paling tidak melaksanakan tiga kali Operasi Yustisi dengan sasaran pasar tradisional. Karena pasar tradisional memang merupakan titik yang rawan terjadinya klaster penyebaran Covid-19,” ungkapnya, di sela pelaksanaan kegiatan edukasi dan sosialisasi.

Oleh karena itu, jajaran Polsek Tengaran melaksanakan inovasi baru dalam pembagian masker kepada para pedagang maupun pengunjung Pasar Kembangsari. Yakni sosialisasi dan edukasi kepada mereka yang kedapatan masih abai dalam kewajiban memakai masker.

Kegiatan ini, lanjutnya, dilaksanakan oleh anggota Polsek Tengaran bersama dengan petugas Diskumperindag, dan lain-lain. “Kenapa menyasar Pasar Kembangsari, meskipun tingkat kepatuhan untuk memakai masker sudah berkisar 90 persen, namun jajaran aparat tidak henti-hentinya untuk terus mendorong edukasi dan sosialisasi,” lanjutnya.

Hal ini dilakukan agar warga pasar menjadi lebih disiplin dan patuh dalam memakai masker sekaligus mematuhi protokol kesehatan serta pencegahan Covid-19. Sehingga risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar tradisional yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat dapat ditekan dan upaya-upaya pencegahannya juga semakin optimal.

“Masih ada sekitar 10 persen sasaran edukasi dan sosialisasi yang belum sepenuhnya patuh dalam memakai masker di Pasar Kembangsari. Mudah- mudahan melalui cara ini tingkat kepatuhan tersebut akan semakin meningkat dan persentase warga pasar dalam memakai masker semakin bertambah,” lanjutnya.  

Ia juga menyampaikan, petugas membagikan sekitar 500 masker kepada masyarakat yang beraktivitas di lingkungan pasar. Sasarannya adalah warga atau pedagang yang kedapatan belum memakai masker. “Alhamdulillah, semuanya sudah terbagi kepada warga yang kedapatan masih mengabaikan pemakaian masker,” lanjut Sungkowo.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan orang lain dari risiko penyebaran Covid-19 akan semakin meningkat. "Sehingga masyarakat yang beraktivitas di pasar ini bisa berpartisipasi dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, dalam edukasi dan sosialisasi ini petugas ada petugas Polsek Tengaran yang menggendong tenggok (semacam keranjang) berisi ratusan masker. Sementara beberapa petugas lain dengan menggunakan pengeras suara terus mengimbau kepada warga pasar untuk tetap menjaga dari kerumunan.

Sosialisasi dan edukasi ini dilakukan secara berkeliling di lingkungan pasar. Sesekali petugas juga mengingatkan dan memberikan pembinaan jika mendapati pedagang maupun pengunjung pasar yang tidak memakai masker. Setelah itu petugas gabungan TNI dan anggota kepolisian membagikan masker agar dipakai selama berada di lingkungan pasar tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement