Senin 22 Mar 2021 16:05 WIB

Jumlah Penerima Vaksinasi Pertama dan Kedua di DIY Berbeda

Penerima suntikan pertama vaksin sudah mencapai 17.651 lansia.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq
Warga Lansia mengikuti observasi usai vaksinasi Covid-19 massal di Yogyakarta, Rabu (17/3). Di Yogyakarta penyuntikan vaksin Covid-19 untuk Lansia memasuki gelombang kedua. Di Yogyakarta ada sekitar 40 ribu Lansia, untuk awal vaksinasi targetnya 10 ribu orang Lansia.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Warga Lansia mengikuti observasi usai vaksinasi Covid-19 massal di Yogyakarta, Rabu (17/3). Di Yogyakarta penyuntikan vaksin Covid-19 untuk Lansia memasuki gelombang kedua. Di Yogyakarta ada sekitar 40 ribu Lansia, untuk awal vaksinasi targetnya 10 ribu orang Lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Jumlah penerima suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19 di DIY berbeda. Saat ini, vaksinasi tahap kedua masih berjalan di DIY dan lansia menjadi salah satu sasaran prioritas di tahap kedua ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembayun Setyaningastutie mengatakan, penerima suntikan pertama vaksin sudah mencapai 17.651 lansia. Sedangkan, penerima dosis kedua hanya 251 lansia.

Sementara, total penerima vaksin dosis pertama untuk lansia ini mencapai 151.059 orang dan 67.739 total lansia yang menerima suntikan kedua vaksin. Dari data ini, terlihat adanya perbedaan jumlah lansia penerima vaksin untuk suntikan pertama dan kedua.

Pembayun menyebut, perbedaan jumlah tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya oleh rentang waktu pemberian vaksin dengan durasi minimal dua pekan.

"Selanjutnya, belum lagi mereka yang ketika akan divaksin dosis kedua mengalami kendala kesehatan seperti hipertensi dan sebagainya. Sehingga perlu ditunda, dipantau lebih lanjut sebelum divaksin kembali," kata Pembayun.

Secara keseluruhan, total yang sudah divaksin sejak tahap pertama mencapai 663.902 orang. Rinciannya, ada 44.251 tenaga kesehatan yang menerima suntikan pertama vaksin dan 37.335 tenaga kesehatan yang menerima suntikan kedua.

"Lalu, total pelayan publik penerima vaksin dosis pertama mencapai 89.157 orang dan dosis kedua sebanyak 29.793 orang," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement