Rabu 18 Aug 2021 06:20 WIB

Kereta Bandara YIA Pangkas Waktu Perjalanan Jadi 40 Menit

PT KAI pada tahap awal akan mengoperasikan Kereta Bandara 30 perjalanan per hari

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Pekerja menyelesaikan proyek jalur Kereta Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (8/4).
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Pekerja menyelesaikan proyek jalur Kereta Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta, Kamis (8/4).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Keberadaan Kereta Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dapat memangkas waktu tempuh dari dan ke bandara menjadi sekitar 40 menit.

"Sebelumnya, waktu tempuh Kota Yogyakarta-Bandara YIA mencapai sekitar 90 menit menggunakan kendaraan darat. Nantinya, jika Kereta Bandara YIA sudah beroperasi, waktu tempuhnya hanya sekitar 40 menit," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri di Yogyakarta, Selasa (17/8).

Zulfikri menyampaikan, jalur tersebut merupakan rute Kereta Bandara ke-6 yang telah dibangun Ditjen Perkeretaapian Kemenhub untuk mempermudah dan mempercepat akses penumpang menuju bandara. Sebelumnya, sudah ada lima kereta yang sudah beroperasi.

Di antaranya, Kereta Bandara Kualanamu, Kereta Bandara Soekarno-Hatta, Kereta Bandara Minangkabau, LRT Sumatra Selatan, dan Kereta Bandara Adi Soemarno. Menurut dia, kereta yang melewati jalur Stasiun Tugu-Stasiun Bandara YIA, dapat juga dimanfaatkan masyarakat yang hendak pergi ke Yogyakarta dari Stasiun Wates.

"Karena kereta juga berhenti di sini sehingga lebih luas lagi masyarakat pengguna kereta ini," kata Zulfikri.

Dia menerangkan, untuk Kereta Bandara YIA paling tidak ada tiga tahapan yang akan dilakukan setelah proses pengujian terhadap jalur selesai. Pertama tahap commissioning, pada 18 Agustus akan dilakukan kegiatan switch over (SO) persinyalan.

Sehingga semua prasarana sudah terintegrasi dan secara teknis sudah bisa dioperasikan. "Setelah SO besok maka kereta api Bandara secara teknis sudah bisa dijalankan. Selanjutnya ujicoba commissioning ini dilakukan dengan menjalankan kereta tanpa penumpang umum," jelas Zulfikri.

Kedua tahap trial and run dilakukan PLB KRDE dengan penumpang terbatas atau undangan. Jadwal pengoperasian kereta pada tahap ini telah disesuaikan dengan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta.

Terakhir adalah tahap operasional komersial atau pelayanan. Kereta Bandara  beroperasi melayani masyarakat dengan berbayar. Direncanakan untuk tahap awal, terdapat 30 perjalanan kereta per hari dengan waktu perjalanan 40 menit. PT KAI  akan menyiapkan empat trainset dengan sistem untuk operasi, perawatan dan cadangan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement