Senin 23 Aug 2021 11:09 WIB

Banyumas Mulai Gunakan Vaksin Moderna untuk Masyarakat Umum

Kuota vaksin moderna yang tersedia ada sebanyak 4.200 dosis.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Fernan Rahadi
Vaksin Moderna
Foto: Republika
Vaksin Moderna

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Vaksin Moderna yang awalnya hanya diberikan sebagai vaksin ketiga atau vaksin booster bagi tenaga kesehatan, akhirnya diberikan juga pada masyarakat umum. Hal ini dilakukan Pemkab Banyumas, setelah pelaksanaan vaksin booster bagi tenaga kesehatan selesai akhir pekan kemarin.

Dalam berkas pengumuman yang beredar di grup-grup WA warga Banyumas, Pemkab mulai membuka pendaftaran vaksin Modern pada Ahad (22/8) mulai pukul 16.00. Pendaftaran bisa dilakukan masyarakat melalui situs vaberaya.banyumaskab.go.id.

Dalam pengumuman itu disebutkan, kuota vaksin moderna yang tersedia ada sebanyak 4.200 dosis. Sedangkan penyuntikan vaksin, dilaksanakan di GOR Satria Purwokerto.

Sebelumnya, Pemkab Banyumas terus menggalakkan program percepatan vaksinasi Covid 19 dengan melaksanakan vaksinasi terpusat di GOR dan di puskesmas-puskesmas. Namun sejak pekan kemarin, stok vaksin Astrazeneca yang dipakai untuk penyuntikan dosis pertama di GOR Satria sudah habis digunakan.

Kadinkes Banyumas Sadiyanto, menyebutkan vaksin Moderna yang digunakan bagi masyarakat umum, merupakan vaksin moderna di luar kuota 7.500 dosis vaksin untuk tenaga kesehatan. ''Jadi untuk vaksin booster bagi nakes, tetap aman,'' jelasnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi booster bagi tenaga kesehatan, hingga akhir pekan lalu ada cukup banyak nakes yang masih belum bisa diberikan vaksin. Seperti Puskesmas Patikraja dan Rawalo, hanya separuh dari tenaga kesehatan di masing-masing puskesmas yang bisa diberikan vaksin booster.

Hal ini terjadi karena cukup banyak tenaga kesehatan yang belum lama menjadi penyintas Covid 19. Padahal persyaratan pemberian vaksin Moderna ini cukup ketat. Antara lain, penyintas Covid 19 yang akan mendapat vaksin ini harus sudah 3 bulan sembuh dari penyakitnya.    

Mengenai capaian vaksinasi bagi ibu hamil, Kabid Kesmas Dinkes Banyumas Agus Nugroho,  mengatakan ibu hamil yang sudah divaksin hingga saat ini sudah mencapai 88,12 persen dari total jumlah ibu hamil. ''Dari 6.095 ibu hamil di Banyumas, yang sudah mendapat vaksin Covid 19 sudah mencapai 5.371 ibu hamil,'' katanya.

Dia juga menyebutkan, untuk ibu hamil yang akan mendapat vaksin, berlaku ketentuan harus dites antigen. Dari hasil tes antigen yang dilakukan, Agus menyebutkan, ada sebanyak 156 ibu hamil yang positif Covid 19.

''Dari jumlah itu, yang menjalani karantina terpusat di Hotel Tiara ada 14 orang, 128 orang menjalani isolasi mandiri, dan yang harus dirujuk ke rumah sakit ada delapan orang,'' jelasnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement