Selasa 05 Oct 2021 22:47 WIB

Blora Gandeng UGM Kembangkan Industri Peternakan

Selama ini petani hanya menjual hijauan pakan ternak.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Fakhruddin
Blora Gandeng UGM Kembangkan Industri Peternakan (ilustrasi).
Foto: ANTARA/NOVA WAHYUDI
Blora Gandeng UGM Kembangkan Industri Peternakan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Universitas Gadjah Mada, Kabupaten Blora dan PT. Andini Blora Gama Sejahtera menjalin kerja sama bidang pertanian dan peternakan. MoU lima tahun diharap meningkatkan kesejahteraan warga petani dan peternak di sekitar hutan.

Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan, separuh wilayah Blora memang merupakan hutan. Karenanya, ia berharap, kerja sama yang dijalin bisa membangun ekonomi masyarakat yang tinggal di pinggir kawasan perhutanan yang ada di Blora.

Arief menyebut, persentase angka kemiskinan di Blora mencapai 11,9 persen dari total jumlah penduduk. Jumlah tersebut berada di urutan kesembilan dari posisi 26 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah atau di posisi sembilan dari belakang.

Ia mengakui, kondisi jalan-jalan maupun infrastruktur yang ada belum baik. Jadi, Arief ingin pemerintah pusat turut membantu pembangunan di Jalan Getas, misal, sehingga perjalanan ke Ngawi dan Solo dari Blora bisa ditempuh lebih cepat.

Melalui kerja sama dengan UGM, Arief mengaku bermimpi untuk mengentaskan angka kemiskinan di Blora. Salah satunya dilakukan dengan menyejahterakan petani dan peternak lewat pengembangan pertanian dan peternakan secara terpadu.

"Menjadi mimpi kami jika bisa meningkatkan populasi ternak, sehingga memberikan kesejahteraan maksimal dengan model peternakan yang maju dari hulu hingga hilir ," kata Arief melalui rilis yang diterima Republika, Selasa (5/10).

Direktur Utama PT. ABG Sejahtera, Teguh Budi Pramono menuturkan, pengembangan peternakan ini untuk memberikan kontribusi kepada Blora agar semakin maju dan sejahtera. Caranya, meningkatkan potensi warga lewat pengembangan peternakan.

"Selama ini petani hanya menjual hijauan pakan ternak. Kita ingin buat program bengkel sapi seperti yang dilakukan Prof Ali Agus (Dekan Fakultas Peternakan UGM) agar peternak mampu menjual sapi dan mendapatkan untung," ujar Teguh.

Rektor UGM, Prof Panut Mulyono menambahkan, kerja sama ini bisa meningkatkan ekonomi petani dan peternak di Blora melalui berbagai kegiatan. Mulai dari pelatihan, pendampingan dan pemberdayaan kepada petani dan peternak di Blora.

"Semoga kerja sama ini memberikan kontribusi dengan program yang lebih baik, apalagi UGM memiliki mitra-mitra seperti industri dan kementerian lain yang bisa diajak bersama-sama untuk berkontribusi memajukan Blora," kata Panut. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement