Rabu 20 Oct 2021 18:26 WIB

Pelatih Persebaya Waspadai Taktik Iwan Setiawan

Aji menganggap sosok Iwan Setiawan sebagai pelatih cerdas dan teliti.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Fakhruddin
Pelatih Persebaya Waspadai Taktik Iwan Setiawan (ilustrasi).
Foto: Antara/Andreas Fitri Atmoko
Pelatih Persebaya Waspadai Taktik Iwan Setiawan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA -- Laga lanjutan BRI Liga 1 Indonesia yang mempertemukan Persebaya Surabaya dan Persela Lamongan bakal tersaji pada Kamis (21/10).

Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai taktik yang diterapkan Iwan Setiawan. Bukan tanpa alasan, Aji menganggap sosok Iwan Setiawan sebagai pelatih cerdas dan teliti dalam meracik skema permain.

"Dia (Iwan Setiawan) lebih mengedepankan bermain dengan taktikal," kata Aji, Rabu (19/10).

Aji bahkan tak ragu mengakui Iwan Setiawan sebagai guru kepelatihan baginya. "Dulu pertama kali melatih saya belajarnya dari coach Iwan, jadi saya menurut saya coach Iwan punya wawasan luas dalam dunia sepak bola," ujarnya.

Selain itu, kehadiran Iwan Setiawan juga dirasanya memberikan perubahan pada cara bermain Laskar Joko Tingkir. Apalagi, kata Aji, Persela di bawah kepelatihan Iwan banyak memgandalkan pemain muda berkualitas. Sosok yang menurutnya juga harus diwaspadai adalah striker andalan mereka, Ivan Carlos.

Meskipum, Aji tak mau memandang Persela hanya dari sisi itu saja. Semua pemain menurutnya harus tetap diwaspadai. "Kami waspadai setiap pemain Persela. Apa itu gelandang atau pun striker," ujarnya.

Pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan menganggap, Persebaya memiliki kedalaman skuad mumpuni. Dimana baik pemain inti maupun cadangan dirasanya memiliki kualitas hampir sama. Kedalaman materi pemain Green Force bahkan dinilainya merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

Oleh karena itu, juru taktik 63 tahun ini menginstruksikan para pemainnya agar tak terpengaruh pada kondisi tim lawan yang tak bisa tampil penuh. "Tetap (harus) fokus, sebab besok kami melawan salah satu tim terbaik di Indonesia," kata Iwan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement