Selasa 07 Dec 2021 14:15 WIB

BI Solo - PT Tanivest Persiapkan UMKM Go Global 2022

UMKM dapat belajar tentang kualitas dan kuantitas produk berstandar internasional.

Rep: Binti Sholikah/ Red: Yusuf Assidiq
Bank Indonesia (BI) Solo memfasilitasi kegiatan kurasi produk dan business matching para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan PT Tanivest Group (Tanivest) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/12).
Foto: dok. BI Solo
Bank Indonesia (BI) Solo memfasilitasi kegiatan kurasi produk dan business matching para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan PT Tanivest Group (Tanivest) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Bank Indonesia (BI) Solo memfasilitasi kegiatan kurasi produk dan business matching para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan PT Tanivest Group (Tanivest) di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/12). Kurasi dan business matching itu diikuti oleh 50 pelaku UMKM binaan dan mitra BI Solo.

Tanivest Group Indonesia-Singapura yang menjadi satu-satunya agregator dalam kegiatan itu diwakili  Direktur PT Tanivest Agro Development, Jeffry Adiyanto Kusumohadi. Kepala Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo mengatakan, kemitraan dengan Tanivest selaku agregator diharapkan dapat menjadi lokomotif penarik dan penggerak gerbong UMKM yang ada.

"Sehingga UMKM dapat belajar antara lain tentang kualitas dan kuantitas produk yang berstandar internasional, dokumen ekspor, serta memanfaatkan kerja sama dengan agregator untuk mempermudah ekspor," kata Nugroho.

Tanivest diharapkan dapat mengedukasi pelaku UMKM, agar berbenah dan meningkatkan daya saing produk. Sehingga menghasilkan produk dengan kualitas dan kuantitas terbaik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen luar negeri.

Selain itu, Tanivest juga memberikan pemahaman pengembangan promosi dan pemasaran produk UMKM yang mampu menembus pasar modern, bahkan layak untuk diekspor. Menurutnya, kurasi dilakukan untuk mencari, memilih dan menilai produk UMKM, kemudian dipromosikan melalui jaringan pasar Tanivest.

Kriteria penilaian dalam kurasi tersebut meliputi kualitas produk, kemasan berstandar internasional serta informatif yang mencakup komposisi dalam kemasan, pencantuman tanggal kedaluwarsa, sertifikasi, dan ukuran.

Selanjutnya, UMKM yang lolos kurasi diharapkan dapat dilakukan pengiriman sampel produk untuk tes pasar melalui anak perusahaan Tanivest yakni Makanpedia sebagai Sales Distribution Marketing and Branding dalam memasarkan produk UMKM asal Solo Raya ke berbagai jaringan market di Singapura.

"Diharapkan, dengan program kurasi tersebut dapat membantu UMKM untuk berbenah dan memersiapkan diri untuk go global pada 2022," jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dan keterhubungan kolaborasi ekspor dengan fokus pada dorongan UMKM untuk naik kelas diharapkan dapat mendorong ekspor sehingga dapat membantu mengatasi defisit transaksi berjalan.

Nugroho menyatakan, pemasaran kerap menjadi permasalahan utama UMKM dalam menjalankan bisnisnya karena strategi yang diambil kurang tepat sehingga sulit untuk melakukan penetrasi pasar luar negeri.

Rendahnya kemampuan dalam membaca kebutuhan dan keinginan konsumen mancanegara menjadi hambatan UMKM dalam memasuki pasar ekspor. Selain pemasaran, hambatan dalam menembus pasar ekspor disebabkan antara lain minimnya informasi pasar, sulitnya memenuhi dokumen persyaratan, kualitas produk yang tidak konsisten, kapasitas produksi, biaya sertifikasi yang tidak murah, hingga kendala logistik.

Agar UMKM dapat memasuki pasar global, lanjutnya, BI mendorong UMKM untuk belajar empat kunci keberhasilan menembus pasar global. Pertama, UMKM perlu fokus pada pemenuhan aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produksi, memperhatikan keunggulan produk, dan memersiapkan produk yang diminati oleh pasar, baik domestik maupun internasional.

Kedua, memperkuat kelembagaan dan manajemen usaha. Ketiga, meningkatkan mindset dan kompetensi digital, serta keempat, mempelajari prosedur ekspor, dapat dimulai dengan onboarding pada platform ecommerce maupun bekerja sama dengan agregator.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement