Selasa 01 Feb 2022 15:10 WIB

Hijaukan Ruang Publik, Daop 5 Purwokerto Tanam 100 Pohon

Program ini untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat menangkal polusi.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Yusuf Assidiq
Kegiatan penanaman pohon di lingkungan stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto.
Foto: Idealisa Masyrafina
Kegiatan penanaman pohon di lingkungan stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto.

REPUBLIKA.CO.ID, KEBUMEN -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto, Jawa Tengah, melakukan penanaman 100 pohon di beberapa stasiun di wilayah Daop 5 dalam rangka menyukseskan program BUMN Hijaukan Indonesia. Aksi penghijauan ruang publik yang dipusatkan di Stasiun Kebumen ini dilaksanakan oleh Vice President Daop 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat beserta jajaran serta Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, Selasa, (1/2).

Adapun total pohon yang ditanam sebanyak 100 pohon dengan alokasi untuk masing-masing stasiun sejumlah 25 pohon untuk Stasiun Kebumen, Kutoarjo, Slawi, dan Prupuk. Program ini ditujukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat menangkal polusi udara.

Setelah diluncurkan oleh Direktur Utama PT KAI pada Selasa (7/12) lalu, Gerakan BUMN Hijaukan Indonesia ini terus disosialisasikan pada seluruh insan KAI agar tidak berhenti sebagai satu simbol tetapi sekaligus membangun kesadaran mengenai lingkungan.

Hal ini juga seiring Program Direktorat Operasi KAI dengan Green Operation yaitu menghijaukan lingkungan kerja dengan adanya tanaman-tanaman bunga serta lingkungan stasiun dengan penanaman pohon.

Program penghijauan di Daop 5 sebagai program awal telah dilakukan dengan menanam sebanyak 50 pohon di Stasiun Purwokerto dengan jenis pohon Tabebuya dan Ketapang Kencana. Selanjutnya sebanyak 30 pohon jenis Trembesi telah ditanam oleh Direktur Operasi KAI di sejumlah stasiun di wilayah Daop 5.

"Ke depannya, Daop 5 Purwokerto akan terus melakukan penghijauan di seluruh stasiun agar kualitas udara akan semakin baik," ujar Vice President Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes, Selasa (1/2).

Langkah penghijauan di stasiun juga dilakukan dengan pembuatan taman-taman di area stasiun yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada para pelanggan. Dengan semakin banyak stasiun yang indah maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.

Lingkungan yang asri juga akan menyejukkan dan indah dari sudut estetika. "Di masa pandemi seperti sekarang ini, KAI selalu melakukan langkah-langkah inovasi terobosan, baik yang langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan maupun secara tidak langsung," kata Daniel.

Di samping itu, KAI Daop 5 juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dari Dinas Kelautan Kabupaten Kebumen yang telah membantu dengan memberikan 35 pohon jenis Ketapang Kencana, Glodogan Pecut, Tabebuya, dan Beringin.

"Hal ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan," kata Daniel. Ditegaskan, dukungan KAI pada program BUMN Hijaukan Indonesia ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 di mana Indonesia berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

“Gerakan KAI dalam BUMN Hijaukan Indonesia ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mengurangi pemanasan global sekaligus membantu pencapaian target emisi 0 pemerintah pada 2060,” kata Daniel.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement