Senin 07 Feb 2022 21:59 WIB

Pelacakan Covid-19 Klaster SMAN 1 Mejayamn

Hasil pelacakan menunjukkan 14 sampel dinyatakan positif COVID-19,.

Rep: Siswowidodo/ Red: Yogi Ardhi

Petugas kesehatan melihat hasil tes usap antigen saat pelacakan kontak COVID-19 di SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (7/2/2022). Pelacakan kontak tersebut dilakukan menyusul adanya seorang murid di sekolah tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19, dan dari 57 orang terdiri dari 53 murid dan empat orang guru yang menjalani tes usap, 14 diantaranya dinyatakan positif COVID-19, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan semeentara kegiatan pembelajaran tatap muka. (FOTO : Antara/Siswowidodo)

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir hidung untuk tes usap antigen pada seorang murid saat pelacakan kontak COVID-19 di SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (7/2/2022). Pelacakan kontak tersebut dilakukan menyusul adanya seorang murid di sekolah tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19, dan dari 57 orang terdiri dari 53 murid dan empat orang guru yang menjalani tes usap, 14 diantaranya dinyatakan positif COVID-19, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan semeentara kegiatan pembelajaran tatap muka. (FOTO : Antara/Siswowidodo)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Petugas kesehatan mengambil sampel lendir hidung untuk tes usap antigen pada seorang murid saat pelacakan kontak COVID-19 di SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (7/2/2022).

Pelacakan kontak tersebut dilakukan menyusul adanya seorang murid di sekolah tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19, dan dari 57 orang terdiri dari 53 murid dan empat orang guru yang menjalani tes usap, 14 diantaranya dinyatakan positif COVID-19, sehingga pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan semeentara kegiatan pembelajaran tatap muka. 

sumber : Antara Foto
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement